Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Hadir Jadi Saksi Kasus Korupsi Masker, Begini Penjelasan Camat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pihak Kejaksaan Negeri Karangasem mendapat informasi baru dari keterangan sejumlah camat saat hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan masker scuba Dinas Sosial Karangasem beberapa waktu lalu di pengadilan Tipikor Denpasar.
Kasi Intel Kejari Karangasem, I Dewa Gede Semara Putra saat dihubungi, Selasa (26/4/2022) menjelaskan, informasi baru yang diperoleh tersebut yaitu dari keterangan saksi Camat yang dihadirkan saat proses sidang pengadilan Tipikor Denpasar.
Dalam kesaksian menyebutkan bawa sebelum pengadaan masker scuba sekitar bulan Juni sempat ada rapat atara Bupati saat itu dengan sejumlah Camat membahas terkait keperluan masker untuk masyarakat.
"Istilahnya rapat tersebut seperti pra perencanaan lah. Sesuai keterangan persidangan rapat itu membahas terkait keperluan masker untuk masyarakat," kata Semara Putra.
Atas keterangan itu, selanjutnya pihak penuntut umum akan mempertanyakan kembali kepada pihak yang lebih tahu. Selain itu, di persidangan selanjutnya juga akan ada beberapa saksi dihadirkan untuk kroscek mengenai hal tersebut.
Sementara itu, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, salah satu saksi yaitu mantan Camat Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa menerangkan, terkait informasi yang beredar pihaknya merasa kurang enak, karena informasi yang disampikan tidak secara utuh.
Menurutnya, hampir setiap kali ada program atau kebijakan apapun yang berhubungan dengan masyarakat selaku Camat pasti selalu dikumpulkan karena menyangkut kewilayahan.
"Kita dipanggil dan dikumpulkan untuk menyampaikan/sosialisasi suatu program yang berkaitan dengan kewilayahan dan masyarakat itu sudah biasa dilakukan. Biasanya kita diminta bantu menyosialisasikan kepada masyarakat, atau menggerakkan masyarakat. Contohnya dulu ada program Sisya Upanayana, kita juga dipanggil dan dikumpulkan dan diminta membantu sosialisasi dan koordinasi dengan sekolah di wilayah masing-masing, " kata Prabawa.
Lanjut Prabawa, dalam rapat tersebut sekitar bulan Juni, disampaikan tentang rencana pembagian bantuan masker kepada masyarakat. Hal ini disambut oleh para Camat karena relevan dengan kondisi dan aspirasi masyarakat mengingat saat itu selain langka, harga masker juga sangat mahal.
Saat itu, Camat diminta mengkomunikasikan usulan ini dengan para perbekel/lurah di wilayahnya masing-masing, karena rencana tersebut harus didukung secara administratif berupa surat usulan secara berjenjang dari tingkat desa/kelurahan dan kecamatan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1993 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1834 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1527 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1310 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan