Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Pendiri Twitter Akui Dukung Niat Elon Musk
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Elon Musk yang mengumumkan bahwa dirinya sudah membeli dan menjadi pemegang saham penuh Twitter seharga Rp 635 triliun mendadak mendapat perhatian banyak orang. Bukan hanya dari kalangan pengguna Twitter, pendiri Twitter Jack Dorsey pun ikut angkat bicara atas keputusan Elon Musk yang membeli perusahaan kawakannya tersebut.
Jack mengaku setuju dengan langkah Elon, mengingat Twitter menjadi salah satu perusahaan yang menembus bursa saham dengan nilai yang cukup tinggi namun membuat esensi Twitter sebagai platform media sosial yang seharusnya bebas menjadi terbatas.
Melalui akun Twitternya @jack, Dorsey mengungkap bahwa Twitter harus memiliki perubahan dan menjadi sebuah perusahaan yang sesuai dengan tujuan awalnya.
"Pada prinsipnya, saya tidak percaya siapa pun harus memiliki atau menjalankan Twitter. Hal tersebut seharusnya menjadi barang publik di tingkat protokol, bukan perusahaan. Memecahkan masalah menjadi sebuah perusahaan, (menurutku langkah) Elon adalah solusi tunggal yang saya percaya. Saya percaya misinya untuk memperluas banyak kesadaran." tulis Dorsey.
Sejalan dengan perkataan ia sebelumnya, Dorsey kembali menuliskan, "Tujuan Elon untuk menciptakan platform yang terpercaya secara maksimal dan inklusif secara luas adalah tujuan yang tepat. Ini juga merupakan tujuan Paraga dan itulah mengapa saya memilih dia. Terima kasih untuk kalian berdua karena telah membawa perusahaan keluar dari situasi yang tidak mungkin. Ini adalah jalan yang benar...Saya percaya dengan sepenuh hati." puji Dorsey terhadap Elon.
Dorsey juga menuliskan bahwa ia bahagia Twitter akan menjadi platform kebebasan tanpa harus dibatasi oleh undang undang yang berlaku di media sosial.
Dorsey sendiri sudah resign sebagai CEO Twitter sejak tahun 2021 lalu. Ia mengaku ingin memberikan Twitter banyak ruang untuk berkembang menjadi platform besar walaupun banyak rintangan yang berarti. Ia juga mengaku bahwa ia sudah yakin dengan pengganti dirinya, Parag Agrawal yang sebelumnya menjabat sebagai CTO Twitter. Fenomena pembatasan dalam kebebasan berekspresi di Twitter dengan fitur banned dan block serta laporan penyalahgunaan di Twitter membuat Twitter semakin hari semakin sulit memberikan ruang bagi pengguna.
Diketahui, Elon Musk sudah berencana membeli saham penuh Twitter sejak tahun 2017 lalu. Hal ini diungkap oleh banyak warganet yang ingat bahwa Elon pernah mengunggah cuitan yang bertuliskan "Saya cinta Twitter" dan dibalas oleh produser platform Insider, Dave Smith dengan cuitan, "Kamu harus membeli (Twitter)". Jawaban Dave tersebut membuat Elon bertanya berapa harga perusahaan Twitter saat itu.
Tak disangka, 5 tahun setelah Elon mengunggah cuitannya soal pembelian Twitter, ia pun berhasil mengakuisisi perusahaan Twitter menjadi miliknya sepenuhnya. Saat ini, Twitter sudah lepas dari bursa saham dan menjadi milik pribadi dari Elon Musk. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4263 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1987 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1825 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1521 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1293 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan