Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Saham GRAB Anjlok di Bursa AS, Mungkin Efek Kasus Diskriminasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Saham Grab (GRAB) yang terdaftar di Bursa Saham Amerika Serikat, Nasdaq anjlok cukup parah hingga 5,24 persen.
Hal ini memperpanjang penderitaan 'GRAB' setelah sepanjang tahun tertekan hingga lebih dari 60 persen. Kinerja saham perusahaan asal Malaysia itu tak kunjung membaik setelah sempat menguat signifikan pada pembukaan perdana. Namun, tidak lama setelah itu GRAB justru ditutup anjlok hingga 20 persen.
Grab adalah Perusahaan teknologi asal Malaysia yang didirikan oleh Anthony Tan, dan Tan Hooi Ling lebih dari sepuluh tahun lalu.
Meski berasal dari Malaysia, Grab justru memiliki kantor di Singapura dan menawarkan layanan aplikasi layanan transportasi angkutan umum meliputi kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4.
Grab mulai melantai di Bursa Amerika Serikat, Nasdaq, pada 2 Desember 2021, usai merger dengan special purpose acquisition company (SPAC), Altimeter Growth Corp.
Penurunan harga saham GRAB belakangan ini dikaitkan dengan dugaan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas yang dilakukan oknum karyawan Grab Indonesia yang viral di media sosial.
Akun Instagram @/amanda_farliany belum lama ini membuat unggahan yang mengeluhkan perlakuan tidak pantas Grab Indonesia terhadap suaminya saat menghadiri wawancara mitra.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4263 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1987 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1825 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1521 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1293 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan