Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
100 Anggota Federasi Serikat Pekerja Bali Geruduk DPRD Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dalam rangka perayaan hari buruh Internasional yang akan jatuh 1 Mei 2022 mendatang, Federasi Serikat Pekerja Bali Provinsi Bali sebanyak seratus orang menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kabupaten Badung.
Penanggung Jawab Aksi I Putu Semara Kandi, Kamis (28/4) siang mengatakan para anggota Federasi Serikat Pekerja Bali Provinsi Bali tersebut diterima langsung Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata.
Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata mengatakan ada beberapa hal disampaikan dalam rapat atau pertemuan. Semuanya, menurutnya adalah positif seperti tentang perlunya satu komunikasi sehingga tidak terjadi PHK sepihak, tidak terjadi rekayasa kontrak kerja dan sebagainya.
"Pada prinsipnya mereka ingin mendapat hak-hak yang sama dan keadilan," katanya.
"Tentunya mereka ingin adanya proteksi, ada jaminan, kenyamanan, dan suatu harapan untuk mereka dan keluarga mereka inilah yang disampaikan sehingga kami menyambut baik prakarsa ini dan kami membuka pintu," jelasnya.
Tentu dalam hal ini pihaknya bersedia menampung aspirasi dan diminta setiap 3 bulan secara periodik bertemu dan berdiskusi sehingga tidak ada masalah baru.
"Kami akan segera tindak lanjuti dan akan membuatkan peraturan daerah mengenai proteksi pekerja. Sehingga ada proteksi lewat peraturan daerah," paparnya.
Ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Bali, Putu Semara Kandi mengungkapkan bertepatan dengan hari buruh internasional, dari Serikat Pekerja Bali menyampaikan sejumlah aspirasi buruh ke kantor DPRD Badung.
Pertama, kata dia, yakni mengenai kekhawatiran PHK. Mereka menolak PHK sepihak dengan alasan dampak Covid-19. Banyak perusahaan melakukan PHK secara sepihak walaupun tidak disetujui dari sisi tenaga kerja.
Kedua adalah mengenai Penerapan Kontrak Kerja antara Waktu (PKWT). "Kami menolak penerapan PKWT di perusahaan perusahaan yang sifat pekerjanya terus menurus seperti hotel. Hal ini sudah bertentangan dengan Undang Undang," tandasnya.
Kemudian, poin lainnya adalah penurunan harga yang melonjak dengan mengontrol semua harga sehingga terjangkau bagi masyarakat. Keempat, pemerintah agar selalu bersinergi lebih inovatif mendatangkan wisatawan ke Bali khususnya Badung demi meningkatkan ekonomi di tengah pandemi ini.
"Kami hanya mengikutkan beberapa korlap dan pengurus inti yakni sejumlah 100 orang. Dari ketua PUK, ketua DPD dan ketua DPC," pungkas Semara.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4254 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1981 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1817 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1515 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1282 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan