Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Desa Darmasaba Dikenal Sentra Daging Babi di Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Perbekel Desa Darmasaba, IB Surya Prabhawa mengatakan dari dulu Desa Darmasaba, Badung memang dikenal sebagai sentra atau pusat tempat pemotongan dan penjualan daging babi dan sapi.
Dikatakan untuk penjualan daging babi di beberapa tempat marak, tapi diawali oleh masyarakat Darmasaba yang kini telah mampu melayani hampir semua pedagang daging babi di wilayah Badung.
Hal ini terbukti dari hampir setiap pasar di Badung, Tabanan dan Gianyar ada saja pedagangnya dari Desa Darmasaba. Industri rumah tangga olahan babi inilah yang kemudian menjadi ciri khas tersendiri bagi Desa Darmasaba dan menjadi karakteristik masyarakatnya.
"Ini sangat berpengaruh betul dalam dinamika masyarakat dan kependudukan, dalam mengambil kebijakan," sebutnya.
"Rata rata pada satu Banjar khususnya ada satu banjar memang mayoritas pengusaha misalnya di Banjar Taman, Banjar Tengah, Banjar Telaga juga ada hampir seluruh Banjar ada pelakunya. Tetapi kalau dihitung berapa persentasenya belum detail diketahui karena berkaitan dengan satu usaha melibatkan banyak masyarakat sekitarnya," bebernya.
Diakuinya sebagian memilih usaha menjadi penjual daging babi karena sudah menemukan pangsa pasarnya, bagaimana menentukan pilihan dagingnya, apa diinginkan masyarakat dan standar apa di butuhkan. Maka dari itu, mereka tidak hanya melayani personal namun juga melayani restoran dan hotel.
Dirinya berharap agar usaha tersebut nantinya akan mampu berkembang dengan baik dari sisi penjualan dan mampu menyerap tenaga kerja.
"Tentu saja juga menjaga kualitas dan meningkatkan pemenuhan standar sehingga kita dapat bersaing dan Darmasaba menjadi sentral daging babi. Sehingga ketika pemerintah membutuhkan asupan daging Babi dapat saling bekerja sama melalui Desa dan BUMDes. Begitu juga dengan Desa-desa lain karena faktanya hampir semua pasar pedagangnya dari Darmasaba," ujarnya.
"Harapanya Darmasaba menjadi kawasan pedesaan yang lingkup industrinya adalah pemotongan hewan," harap Prabhawa.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4249 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1981 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1816 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1514 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1279 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan