Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Wagub Cok Ace Sebut Badung "Dapurnya" Bali
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Wakil Gubernur Bali Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menghadiri acara Sarasehan Kebangkitan Pariwisata serangkaian Gathering Pariwisata Kabupaten Karangasem, di Desa Wisata Tenganan, Karangasem, Jumat (29/4)
Dalam arahannya, Wagub Cok Ace menyampikan pandemi Covid 19 telah memberi dampak luar biasa pada sektor pariwisata, di sisi lain pandemi Covid 19 juga memberi kita waktu untuk melakukan instrospeksi diri dan menata kembali pariwisata Bali ke arah yang lebih baik kedepannya.
Wagub Bali menambahkan bahwasannya pariwisata Bali semestinya ditata disesuaikan dengan potensi dan kondisi yang dimiliki dari masing masing daerah di Bali atau bisa disebut dengan istilah Padma Buana. Setiap daerah di Bali sudah memilki ciri khas serta fungsinya masing masing dalam menopang perekonomian Bali.
Lebih jauh, Ketua PHRI Bali ini menjabarkan seperti halnya Kabupaten Jembrana dari struktur geografis memang sebagai daerah perikanan, demikian halnya Tabanan sebagai sumber mata air dan pangan karena memiliki danau dan lahan pertanian.
Demikian pula halnya dengan Karangasem yang menjadi daerah spiritual dimana pura pura Kahyangan Jagat seperti Besakih, Lempuyang, Andakasa semua berada di Karangasem. Daerah Badung di bagian selatan adalah "dapur' nya Bali , yang mengelola semua sumber daya yang ada sehingga sewajarnya Badung menjadi pusat pariwisata dimana banyak hotel dan restoran didirikan.
"Jika kita umpamakan, Badung sebagai "Dapurnya" Bali yang mengelola sumber yang ada maka hasil dari 'dapur' sudah sepatutnya didistribusikan ke kabupaten / kota lainnya, sehingga nikmat gemerincing dolar dapat dirasakan seluruh masyarakat Bali dan terwujud kesejahteraan bersama," ujarnya.
Untuk itu, Wagub Cok Ace mengajak para bupati maupun wali kota dan seluruh masyarakat membangun kesadaran bersama jika kita dalam kesatuan wilayah.
"Konsep dasar ini harus kita suarakan dan tanamkan, kita kembalikan Bali menjadi satu kesatuan wilayah dan satu tata kelola. Dengan demikian Bali sebagai tujuan pariwisata dunia dapat memberi imbas kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bali," katanya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4250 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1981 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1816 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1514 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1279 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan