Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
6 Dokter di NTB Kantongi Lisensi FIM
BERITABALI.COM, NTB.
Sebanyak enam orang dokter di Provinsi NTB kini sudah mengantongi lisensi dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) atau Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional.
Pekan lalu, enam dokter ini terbang menuju Kota Helsinki, Finlandia guna mengikuti seminar internasional sehingga memperoleh lisensi dari FIM. Dari enam orang dokter tersebut, lima orang dari RSUP NTB dan satu orang dari RSUD Kota Mataram.
Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra menjadi salah satu dokter yang telah memiliki lisensi dari FIM tersebut.
Di Helsinki, Direktur RSUD Provinsi NTB bersama lima orang dokter lainnya banyak berdiskusi dengan FIM Medical Director, Dr David McManus terkait dengan manajemen medis di gelaran otomotif dunia. Setelah mengikuti serangkaian diskusi, rombongan kembali ke Tanah Air pada Rabu (27/4).
“Kenapa kita ngambil lisensi ini, karena di Indonesia ini baru ada satu, itu pun dadakan karena ada event (MotoGP-red) di Mandalika. Karena Indonesia memiliki Sirkuit Mandalika dan nanti ada Sirkuit Samota, saya merasa ini kita perlu mengambil ini,” kata dr H Lalu Herman Mahaputra, Jumat (29/4).
Ia mengatakan, dengan telah adanya lisensi dari FIM, enam orang dokter ini nantinya yang akan terjun langsung untuk memberikan penanganan medis di sejumlah event olahraga motor seperti di MXGP Samota di bulan Juni 2022, event WSBK di Sirkuit Mandalika bulan Oktober 2022, dan gelaran olahraga lainnya.
“Kami berenam sudah mendapatkan license yang tentunya berhak nanti mengawal semua kegiatan Fédération Internationale de Motocyclisme,” kata Dokter Jack, sapaan akrabnya.
Kedepannya kata Dokter Jack, tim dokter RSUD NTB akan mengambil lisensi Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) sebagai syarat menjadi tenaga medis di event olahraga balap roda empat. Dengan demikian, Provinsi NTB yang akan menjadi tuan rumah olahraga balap motor dan mobil tak perlu lagi mendatangkan dokter dari luar, karena tim dokter dari dalam daerah sudah memiliki lisensi dari lembaga-lembaga resmi internasional.
“Dengan adanya Mandalika dan Samota nanti, akan menjadi magnet otomotif. Saya sudah dari awal mengatakan bahwa NTB ini akan kita jadikan kiblat otomotif Indonesia. Kita tidak bermimpi, tapi sudah jadi kenyataan bahwa tidak semua provinsi memiliki Mandalika dan Samota yang luar biasa bagusnya,” katanya, dikutip NTB satu.
Ia mengatakan, RSUP NTB telah membentuk NTB Med’X, yaitu sebuah produk baru yang menjadi tim medis andalan saat berlangsungnya event otomotif. Tidak hanya gelaran otomotif di NTB, namun event Formule E di Jakarta pada bulan Juni 2022 juga akan ditawarkan kepada penyelenggara untuk menggunakan NTB Med’X sebagai tim medis saat berlangsungnya event.
“Sebab tidak sembarang, walaupun banyak rumah sakit, mereka belum tentu siap untuk menangani event kelas dunia. Boleh Jakarta punya banyak rumah sakit, namun yang expert atau yang punya lisensi kan tak ada. Ini yang kita coba jual produk ini keluar,” ujarnya.
Dokter Jack menambahkan, usai berkunjung ke Finlandia, ia kemudian menuju ke Sirkuit Le Mans Perancis. Di Sirkuit ini, ia melihat dari dekat manajemen medis saat berlangsungnya event MotoGP dan balapan lainnya. Sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, kunjungan ke Sirkuit Le Mans juga untuk mencari pengalaman baru terkait dengan pengelolan balapan dunia di Negara-negara Eropa.
“Saya ingin menambah wawasan-wawasan otomotif. Karena keinginan saya sebagai Ketua IMI ingin menjadikan NTB sebagai barometer otomotif,” jelas Dokter Jack.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4247 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1981 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1815 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1514 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1275 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan