Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Doro Ncanga, Wisata Padang Savana di Kaki Gunung Tambora
BERITABALI.COM, NTB.
Savana Doro Ncanga Sarae Nduha yang terletak di kecamatan Pekat kabupaten Dompu NTB, adalah salah satu tempat wisata lokal yang dikembangkan oleh beberapa anak muda yang memiliki kesadaran akan kelestarian alam dan mencintai keindahan alam.
Pemuda - pemuda itu memberi nama komunitas KPPW Sarae Nduha. Tempat ini adalah wisata padang savana Doro Ncanga. Dimana wisata ini memberikan keindahan pada mata dimanapun mata tertuju karena wisata ini berada di bawah kaki gunung Tambora.
Dalam perjalanan menuju tempat wisata, pengunjung akan dimanjakan dengan ternak yang berkeliaran sepanjang jalan menuju Sarae Nduha. Dengan rumput yang hijau, lautan yang biru dan gunung yang indah.
Wisata Sarae Nduha, bisa dikatakan wisata sejarah. Sebab tempat tersebut di atas pasir dari letusan Tambora pada abad ke 18. Sarae artinya pasir, Nduha yang artinya roboh.
Masyarakat setempat menamakan tempat itu karena bibir pantai terdapat timbunan pasir dengan ketinggian 5-6 meter. Di mana pasir tersebut di ujung tebing selalu roboh. Jadi itulah sebabnya kenapa dinamakan Sarae Nduha.
Sarae Nduha adalah wisata lokal dengan pesona savana Afrika dan dipadukan dengan birunya lautan Teluk Saleh. Ditambah dengan indahnya bukit - bukit Teletabis dan rumput yang hijau.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4155 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1941 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1769 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1479 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1071 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan