Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Kapal Muat 2.300 Ton Semen Tenggelam, Begini Kondisi ABK
BERITABALI.COM, NTB.
Kapal Motor (KM) Permata Asia tujuan Waikelo NTT, Sabtu (7/5) sekitar pukul 11.00 WITA tenggelam di perairan laut Sangiang, Kabupaten Bima, NTB.
Sebanyak 18 orang ABK dan kapten kapal bermuatan 2.300 ton semen Tonasa berhasil dievakuasi personel gabungan Polres Bima-Kota, Pol Airut dan TNI AL.
Kapolres Bima-Kota melalui Kasi Humas Polres Bima-Kota, Iptu Jufri Rama menyampaikan, pukul 11.00 WITA mendapatkan panggilan darurat atau SOS dari kapten KM Permata Asia.
Mendapatkan panggilan darurat, personel gabungan Polsek Sape, Personel Polsek Lambu, Personel Pop Airud dan Personil TNI AL langsung bergerak menuju lokasi titik koordinat.
"Kapal dengan berat GT 1381 diketahui tenggelam di perairan sebelah utara pulau sangiang Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Seluruh ABK dan kapten kapal berhasil dievakuasi ke pos pengamanan pelabuhan Sape," ungkap Jufri.
Berdasarkan pengakuan kapten kapal, tenggelamnya kapal akibat kebocoran pada ruang kamar mesin terjadi sekitar pukul 02.00 WITA.
Namun karena derasnya air masuk, 3 pompa tersedia tak sanggup mengeluarkan air ditambah matinya mesin kapal, sehingga pada pukul 10.30 WITA kapal mulai oleng.
"Alhamdulillah, seluruh kru kapal dan kapten kini dalam kondisi selamat," tutup Jufri.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4144 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1938 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1764 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1476 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1063 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan