Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Konflik Rusia-Ukraina, Xiaomi & Lenovo Pergi Tanpa Pengumuman
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beberapa perusahaan teknologi China dilaporkan diam-diam tak lagi memasok barangnya di Rusia. Hal ini dikarenakan adanya sanksi dan tekanan dari pemasok Amerika Serikat (AS) terkait invasi Rusia ke Ukraina.
"Beberapa perusahaan besar mengurangi pengiriman ke Rusia, di mana perusahaan teknologi China memimpin pasar untuk banyak barang, tetapi belum mengumumkannya secara resmi," kata seorang narasumber anonim, dikutip dari TechGoing, Minggu (8/6/2022).
Adapun perusahaan asal China yang dilaporkan meninggalkan Rusia adalah produsen laptop dan PC Lenovo serta produsen smartphone Xiaomi.
Lenovo disebut telah menghentikan pengiriman tak lama setelah konflik Rusia dan Ukraina dimulai dan sanksi telah diberlakukan. Namun beberapa produk Lenovo yang masih tersisa masih dijual di Rusia.
Sementara Xiaomi telah memangkas pengiriman produknya ke Rusia. Seorang distributor Rusia mengaku kalau Xiaomi belum melakukan pengiriman produk baru ke negaranya dalam beberapa pekan terakhir.
Di sisi lain, produsen drone asal China, DJI sudah terang-terangan mengumumkan kalau mereka menangguhkan operasinya di Rusia dan Ukraina.
Raksasa teknologi lainnya, Huawei, juga dilaporkan telah menangguhkan bisnisnya di Rusia. Mereka tak lagi memasok barang baru dan merumahkan karyawan selama sebulan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4119 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1933 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1759 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1473 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1059 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan