Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Naik Garuda, Jokowi ke AS Tak Pakai Pesawat Kepresidenan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo bersama rombongan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300 dalam lawatannya ke Amerika Serikat (AS). Jokowi bersama rombongan tidak memakai pesawat kepresidenan.
Mengenai hal itu, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menjelaskan pesawat kepresidenan tidak bisa menampung jumlah rombongan yang ikut ke Amerika Serikat.
"Pesawat presiden hanya muat 48 orang, tim ada 62 orang. Dan jarak sangat jauh," kata Heru, kepada wartawan, Selasa (10/5).
Heru menjelaskan bahwa penerbangan menggunakan Pesawat Kepresidenan pun memakan waktu yang cukup lama. Sebab, pesawat itu harus melakukan dua kali transit sebelum tiba di AS.
"Perjalanan sangat jauh jika pakai pesawat presiden bisa dua kali transit. Nah ini [Garuda] hanya satu kali [transit]," kata dia.
Menurutnya, menggunakan pesawat Garuda Indonesia akan lebih efisien waktu untuk ke AS. Terlebih lagi akan ada tim teknisi yang ikut rombongan kembali ke Indonesia.
"Dan semua menteri yang ikut bisa satu pesawat PP. Dan tim advance akan ikut kembali bersama pesawat itu sehingga lebih efisien," ujar Heru.
Pesawat kepresidenan sebenarnya baru saja dilakukan perawatan besar pada 2021 lalu. Termasuk pengecatan ulang dengan warna merah putih pada 2021 lalu. Sebelumnya, pesawat kepresidenan berwarna biru muda.
Kala itu, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan bahwa pesawat perlu memasuki perawatan besar karena sudah berusia 7 tahun. Biaya yang dipakai mencapai Rp2 miliar.
Adapun kegiatan Jokowi di Amerika Serikat untuk menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-AS di Washington DC. Jokowi berangkat pada Selasa pagi (10/5) didampingi Iriana Jokowi.
Presiden Jokowi dan delegasi direncanakan akan kembali ke Jakarta segera setelah rangkaian pertemuan selesai pada tanggal 13 Mei malam. Presiden dijadwalkan tiba di Tanah Air pada hari Minggu (15/9) pagi.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia turut ikut serta.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah berada di AS untuk menyiapkan kunjungan kerja Presiden.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4117 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1933 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1758 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1473 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1057 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan