Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Taiwan Blokir Ekspor Chip ke Rusia dan Belarusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Taiwan baru saja menerapkan kebijakan untuk melarang semua ekspor chip modern ke Rusia dan Belarusia.
Hal ini didasarkan karena adanya invasi pasukan Rusia ke Ukraina.
Kementerian Ekonomi Taiwan (MOEA) telah membagikan daftar semua barang berteknologi tinggi, yang dilarang diekspor ke Rusia dan Belarusia beberapa waktu lalu, sebagaimana dikutip dari Gizmochina, Minggu (5/6/2022).
Kementerian juga mengumumkan kalau produk teknologi modern ini juga bakal dilarang ke Belarusia karena dapat membantu Rusia melewati sanksi ini.
Jadi perusahaan dari dua negara tersebut tak lagi bisa membeli produk semikonduktor tertentu seperti mikroprosesor atau microcircuits.
Prosesor jenis tersebut mampu menampilkan kecepatan performa 5 gigaflops atau lebih tinggi, laju frekuensi yang lebih tinggi dari 25MHz.
Kemudian, interkoneksi eksternal dengan kecepatan transfer data 2,5Mbps, lebih dari 144 pin, atau delay time lebih rendah dari 0,4 nanodetik.
Sederhananya, Rusia dan Belarusia tak bisa lagi menggunakan teknologi modern yang diproduksi di Taiwan.
Selain chip, Taiwan juga tak akan menjual peralatan terkait produksi chip ke dua negara tersebut.
Artinya, mereka juga tidak bisa mencari peralatan untuk memproduksi chip buatan sendiri.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1436 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 664 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung