Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
Kondisi Terkini Pasien Gagal Ginjal Akut di RSUP Prof Ngoerah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dokter ahli dari Divisi Nefrologi KSM Ilmu Kesehatan Anak RSUP Prof Ngoerah dr. Gusti Ayu Putu Nilawati melaporkan kondisi terakhir pasien gagal ginjal akut misterius yang dirawat di RSUP Prof Ngoerah.
"Satu orang itu (pasien usia 17 tahun) tidak dicuci darah karena ketika kita kasih obat fungsi ginjalnya membaik, mungkin inflamasinya berkurang," kata Dokter Nila, Senin (18/10/2022).
Dokter Nila menerangkan bahwa sejak Agustus 2022 pasien gagal ginjal akut misterius atau Acute Kidney Injury (AKI) yang dirawat RSUP Prof Ngoerah berjumlah 17 anak terdiri dari 10 laki-laki dan tujuh perempuan.
Sedangkan saat ini 11 anak meninggal dunia, lima orang dipulangkan, dan satu anak rawat inap.
"Dari lima yang dipulangkan ada yang obat anti peradangannya dilanjutkan, tapi diturunkan (dosisnya) pelan-pelan. Sedangkan cuci darah syukurnya tidak lanjut, biasanya ada CKD Chronic Kidney Disease (gagal ginjal kronis) tapi lima ini tidak. Artinya suatu proses peradangan yang bisa teratasi ginjalnya membaik, tidak berlanjut jadi kronis," ujarnya.
Seorang anak berusia 17 tahun sampai saat ini masih dirawat, sebelumnya gadis itu sudah mendapat perawatan di beberapa rumah sakit karena mengalami demam dan nyeri perut.
"Waktu itu gejalanya tanggal 9 Oktober, di RS rujukan ditemukan kencingnya berkurang 0,1 mililiter per kilogram berat badan per jam. Mudah-mudahan kita tidak terlalu lama merawat ya, artinya sampai lima hari ini pengobatannya sudah kita berikan. Perkembangan pasien membaik, mudah-mudahan minggu ini bisa pulang," kata Dokter Nila.
Menurutnya, pasien berusia 17 tahun itu ketika masuk fungsi ginjalnya turun sekitar 79 persen, kemudian penurunannya menjadi 61 persen.
Pada tanggal 14 Oktober penurunannya 54 persen, tanggal 15 Oktober penurunan berkurang menjadi 46 persen, artinya saat ini fungsi ginjalnya 53,9 persen.
Dari 17 pasien yang masuk ke RSUP Prof Ngoerah, 13 di antaranya melakukan cuci darah, dua orang belum melakukan cuci darah, dan dua lainnya tidak ada indikasi cuci darah meskipun mengalami gagal ginjal.
Sepuluh dari tiga belas pasien yang menjalani cuci darah, kata dia, mengalami fungsi ginjal yang membaik, akan tetapi beberapa diantaranya meninggal dunia karena penyakit misterius itu telah merambat ke organ tubuh lain seperti otak dan jantung.
Hingga saat ini, dokter anak di RSUP Prof Ngoerah itu belum dapat menjamin seluruh pasien gagal ginjal akut misterius dapat sembuh dengan total, hal tersebut lantaran perlunya waktu hingga lima tahun ke depan untuk penelitiannya, pun juga karena penyakit ini kerap merambat.
"Pesannya, apapun penyebabnya, kita akan berproses sebaik baiknya mencari penyebabnya. Kepada masyarakat apapun sakit anaknya, tetap perhatikan intensitas kencingnya," tutup Dokter Nilawati. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4497 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2120 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2061 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1650 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1498 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan