Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
TNI Klaim KKB di Papua Sudah Terjepit: Panik, Sudah Bubar Kocar-Kacir
beritabali.com/cnnindonesia.com/TNI Klaim KKB di Papua Sudah Terjepit: Panik, Sudah Bubar Kocar-Kacir
BERITABALI.COM, NASIONAL.
TNI mengklaim saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sudah dalam posisi terjepit. Diduga anggota KKB juga ada yang tewas tertembak saat penyerangan di Mugi-man, Nduga, Papua, Sabtu (15/4) lalu.
Penyerangan oleh KKB itu terjadi saat prajurit TNI sedang melakukan misi penyelamatan pilot pesawat Susi Air Philip Mark Mehrtens.
"Bayangkan 36 orang (prajurit TNI) itu kira-kira menembak enggak, dari ratusan peluru yang dibawa kan pasti menembak. Nah dari mereka pasti ada yang mati nah mereka tidak menyebutkan itu, KST tidak menyebutkan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono saat dihubungi, Minggu (23/4).
"Jadi mereka sudah terjepit, sudah bubar kocar-kacir," sambungnya.
Julius menyampaikan keberhasilan pihaknya mengevakuasi Pratu F yang tewas karena melompat ke jurang sedalam 140 meter, juga menjadi indikasi bahwa posisi KKB semakin terjepit.
"Ini tim bisa mengevakuasi yang kedalaman jurang 140 kalau situasi tidak aman kan tidak mungkin. Pasti diserang kan," ujarnya.
Indikator lainnya, kata Julius, semakin banyaknya hoaks atau berita bohong yang disebar oleh KKB hingga meminta dukungan dari berbagai pihak.
"Itu ciri pihak yang sedang panik," ucap dia.
Sebelumnya, TNI berhasil menemukan jasad satu prajurit korban tewas saat misi penyelamatan pilot pesawat Susi Air Philip Mark Mehrtens. Total ada lima prajurit TNI yang gugur dalam penyerangan oleh KKB tersebut.
"Jenazah Pratu F ditemukan oleh Tim Gabungan yang sejak peristiwa penembakan itu terus mencari dan menelusuri tempat kejadian penembakan oleh KKB," kata Yudo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Jenazah Pratu F langsung dievakuasi ke Timika, untuk kemudian dibawa ke RSUD setempat guna pemulasaraan jenazah. Selanjutnya, jenazah almarhum akan dipulangkan ke kampung halamannya di Magelang, Jawa Tengah pada Senin (24/4) besok.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono menyebut Pratu F bukan tewas karena tertembak KKB. Melainkan jatuh ke tebing sedalam 140 meter saat berupaya menyelamatkan diri.
"Karena mencoba untuk escape dari serangan, melompat ke tebing, tidak tertembak," ucap dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4495 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2116 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2052 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1649 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1497 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan