Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Lima Penyebab Pembekuan Darah, Ada Yang Sering Dilakukan Sehari-hari
beritabali.com/cnnindonesia.com/Lima Penyebab Pembekuan Darah, Ada Yang Sering Dilakukan Sehari-hari
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pembekuan darah tak bisa dianggap sepele karena bisa berakibat fatal. Berikut beberapa penyebab pembekuan darah yang perlu diketahui.
Baru-baru ini, tersiar kabar soal seorang pengantin pria di Omaha, Amerika Serikat yang meninggal dunia satu jam setelah mengucap janji suci. Toraze, nama pria tersebut, meninggal dunia akibat serangan pembekuan darah.
Mengutip People, saat pasangan pengantin itu tengah melakukan sesi foto keluarga, Toraze tiba-tiba terjatuh dan pingsan. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit akibat mengalami pembekuan darah.
Blood clot atau gumpalan darah bisa terjadi saat bagian tertentu dari darah menebal dan membentuk massa padat.
Gumpalan darah sebenarnya hal yang baik saat Anda mengalami luka atau cedera. Pembekuan darah membantu darah berhenti mengalir keluar dari tubuh.
Tapi sebaliknya, pembekuan darah bisa berakibat fatal jika terjadi pada sembarang waktu. Pembekuan darah bisa memicu serangan jantung, stroke, hingga berbagai penyakit lainnya.
Penyebab pembekuan darah
Ada banyak penyebab pembekuan darah. Mengutip WebMD, salah satunya adalah paparan darah dengan zat tertentu pada dinding pembuluh darah.
Misalnya, plak yang terbentuk karena kolesterol bisa membuat darah membeku. Saat plak pecah, proses pembekuan bisa terjadi.
Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang bisa bikin darah Anda membeku tiba-tiba.
1. Berat badan berlebihan
Berat badan yang terus meningkat karena pola hidup tidak sehat memang berbahaya. Kondisi ini bahkan bisa membuat Anda mengalami pembekuan darah.
Jika indeks massa tubuh (BMI) sudah berlebih, maka sebaiknya segera lakukan pencegahan dengan menurunkan berat badan ke angka ideal.
Anda disarankan memiliki BMI antara 18,5 hingga 24,9. Segera perbaiki pola makan dan gaya hidup jika angka BMI lebih dari itu.
2. Merokok
Merokok bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami pembekuan darah. Menurut American Heart Association (AHA), merokok bisa menyebabkan trombosit saling menempel dan memicu terbentuknya gumpalan darah.
3. Malas gerak dan olahraga
Mager alias malas gerak bisa membuat Anda mengalami sejumlah masalah kesehatan. Salah satunya pembekuan darah.
Oleh karena itu, sangat penting untuk berolahraga, setidaknya 150 menit setiap minggunya.
Selain berolahraga rutin, Anda juga bisa terus melakukan aktivitas fisik. Hal paling sederhana yang bisa dilakukan adalah berjalan kaki atau tidak membeli makanan lewat layanan pesan antar.
4. Terlalu lama duduk
Duduk berjam-jam tanpa melakukan aktivitas berat dan tidak beranjak dari kursi meningkatkan risiko pembekuan darah. Hal ini biasa dialami oleh para pekerja yang sibuk berkerja.
Oleh karena itu, Anda disarankan berdiri dan beranjak dari tempat duduk setiap 30 menit sekali.
5. Stres dan mudah cemas
Stres dan cemas berlebih juga bisa jadi penyebab pembekuan darah. Tak cuma itu, gangguan cemas juga berisiko meningkatkan kemungkinan serangan jantung.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4399 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2058 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1935 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1586 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1429 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan