Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
Netanyahu Usai Dipasang Alat Pacu Jantung: Saya Baik-Baik Saja
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memberikan kabar terbaru usai dipasang alat pacu jantung beberapa waktu lalu. Ia memastikan dirinya dalam kondisi baik setelah dirawat di rumah sakit selama satu malam.
"Seperti yang kalian lihat, saya baik-baik saja," kata Benjamin Netanyahu lewat sebuah video, seperti diberitakan Reuters, Minggu (23/7).
Setelah keluar dari rumah sakit, Netanyahu bakal menyambangi parlemen pada Senin (24/7) besok untuk menghadiri dan memberikan suara terhadap reformasi peradilan yang disengketakan.
Hal ini memicu gelombang protes dari masyarakat yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
"Kami sedang melakukan upaya untuk menyelesaikan undang-undang, serta upaya untuk melakukan ini melalui konsensus," ujar Netanyahu.
"Tetapi dalam hal apa pun, saya ingin Anda tahu bahwa besok pagi saya akan bergabung dengan rekan-rekan saya di Knesset," lanjutnya.
Sebelumnya, PM Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan dipasangi alat pacu jantung setelah sempat dirawat lantaran dehidrasi. Saat itu, ia merasa kondisinya dalam keadaan baik.
"Seminggu yang lalu saya dipasangi alat pemantau. Alat itu berbunyi bip. Malam ini saya harus menerima alat pacu jantung dan saya harus melakukannya malam ini," kata Netanyahu dalam video yang dirilis kantor perdana menteri Israel, dikutip Reuters, Sabtu (22/7).
"Saya merasa baik, tapi saya perlu mendengarkan dokter saya," lanjutnya.
Netanyahu sebelumnya dirawat semalam di sana pada 15 Juli lalu akibat dehidrasi karena berlibur di Laut Galilea, tanpa melindungi dirinya dari gelombang panas.
Pada 16 Juli, pihak rumah sakit kemudian mengonfirmasi diagnosis tentang dehidrasi dan mengatakan tes tambahan yang melibatkan monitor holter subkutan, telah melaporkan Netanyahudalam kondisi jantung yang lengkap.
Perangkat medis tersebut akan memungkinkan tim medisnya untuk terus memantau kesehatannya.
Selama menjalani pengobatan, pekerjaannya digantikan sementara oleh Menteri Kehakiman Yariv Levin.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4499 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2123 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2067 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1651 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1551 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan