Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Jelang Galungan, Pedagang di Gianyar Diminta Waspada Uang Palsu Saat Transaksi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Menjelang hari raya Galungan, aktivitas perekonomian masyarakat menggeliat. Terutama untuk kebutuhan persiapan sarana upacara. Untuk itu, pedagang pun diminta tetap waspada dan jangan terlena banyak pembeli.
Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Polres Gianyar dipimpin KBO Binmas Polres Gianyar, IPTU Putu Pasek Purnayasa berkeliling mendatangi sejumlah pasar di Kabupaten Gianyar.
"Kami mengimbau pedagang terkait waspada uang palsu. Tujuannya agar peduli dan mencegah," tegas IPTU Purnayasa, Kamis (27/7).
Dikatakan lebih lanjut, apabila ada transaksi dengan uang tunai, terutama pecahan Rp 50 ribu maupun Rp 100 ribu, untuk dipastikan dicek. Jangan buru-buru diberi kembalian.
Pedagang bisa menerawang, melihat bayangan di dalam uang kertas. Lalu meraba tingkat kekasaran uang. "Dengan begitu, bisa mencegah adanya uang palsu," jelas dia.
Meski belum ditemukan adanya laporan, namun upaya pencegahan sedini mungkin lebih baik dilakukan. "Agar tidak timbul kerugian di pedagang," tutup dia.
Upaya sosialisasi ini juga menyasar pedagang di pasar lainnya. Pedagang di warung juga diimbau tetap waspada akan potensi bahaya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4340 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2026 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1887 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1561 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1381 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan