Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Terkena Gonore, Setelah Acara Reuni Sekolah
Seksologi dr Oka Negara, MBiomed, FIAS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebut saja namanya Alex, yang mengabarkan bahwa dia mengalami keluhan kencing nanah, setelah lewat semingguan dari acara reuni sekolahnya. Sebelumnya Alex merasa sangat senang ikut reuni berjumpa sahabat sekolah lamanya. Tetapi yang tidak diduga, dia berjumpa dengan mantan kekasihnya, dan menjalin hubungan seksual sesaat dengannya setelah reuni. Alex akhirnya malah terkena kencing nanah. Dokternya menyebutkan dia mengalami gonore.
Baca juga:
Tips Membangun Kehidupan Seksual Pascastroke
Gonore, juga identik dengan bahasa awam sebagai kencing nanah, adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Penyakit ini biasanya menular melalui hubungan seksual yang berisiko. Bakteri tersebut akan menyerang saluran reproduksi, bisa juga pada tenggorokan, atau rektum. Tanda-tanda gonore meliputi rasa sakit saat buang air kecil, keluarnya cairan kuning atau hijau serupa nanah dari kelamin, serta peradangan pada area kelamin.
Gonore disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang terinfeksi. Bakteri ini paling sering menular melalui hubungan seksual berisiko, umumnya dari hubungan seksual tanpa kondom dengan seseorang yang terinfeksi. Perlu diingat, penggunaan alat kontrasepsi seperti kondom dapat membantu mengurangi risiko penularan.
Jika seseorang didiagnosis mengalami gonore, penting untuk segera mencari perawatan medis. Biasanya, gonore dapat diobati dengan antibiotik tertentu yang efektif melawan bakteri penyebab. Namun, pengobatan harus dilakukan dengan tepat dan tepat waktu, karena jika tidak, gonore dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi panggul pada perempuan atau juga infeksi kantung penampung sperma yang disebut epididimitis pada laki-laki, yang akan berisiko berlanjut menjadi gangguan kesuburan.
Pencegahan adalah kunci untuk menghindari gonore dan infeksi menular seksual lainnya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:
- Penggunaan kondom: Selalu gunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mengurangi risiko penularan gonore.
- Setia pada pasangan: Menjalin hubungan yang monogami dengan pasangan yang tidak terinfeksi dapat membantu mencegah penularan gonore.
- Pemeriksaan kesehatan rutin: Rajin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama jika aktif secara seksual, dapat membantu mendeteksi infeksi gonore atau penyakit menular seksual lainnya lebih awal.
- Pengujian secara teratur: Jika berisiko tinggi, lakukan pemeriksaan lab IMS secara teratur untuk memastikan tidak terinfeksi gonore dan IMS lainnya.
- Edukasi: Pendidikan seksual yang tepat dan menyeluruh penting dalam meningkatkan kesadaran tentang bahaya penyakit menular seksual dan cara mencegahnya.
Lalu di mana hubungannya dengan reuni? Acara reuni sekolah dapat menjadi momen yang menyenangkan untuk bertemu kembali dengan teman-teman lama. Namun, dalam suasana yang cair dan penuh kenangan, seringkali kita dapat terlibat ikatan emosi kembali dan akhirnya melakukan tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya. Hubungan seksual berisiko yang terjadi di bawah pengaruh emosi nostalgia ini dapat meningkatkan risiko penularan gonore jika salah satu pasangan telah terinfeksi.
Tidak ada alasan untuk menyalahkan acara reuni itu sendiri. Penularan gonore terjadi karena keputusan individu untuk terlibat dalam perilaku seksual berisiko tanpa kondom dan tanpa mengetahui status infeksi pasangan. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap individu untuk bertanggung jawab atas kesehatan seksualnya sendiri dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Acara reuni sekolah seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan dan penuh kenangan indah.
Berikut adalah beberapa tips untuk menjalani reuni yang sehat:
- Nikmati Momen: Rangkullah momen-momen bahagia dengan teman-teman lama tanpa harus terlibat dalam perilaku yang berisiko.
- Pentingnya Komunikasi: Jika ada ketertarikan khusus dengan seseorang, jangan ragu untuk berbicara terbuka tentang kesehatan seksual dan status infeksi sebelum memutuskan untuk berhubungan seksual. Sebaiknya prioritas adalah pencegahan dengan tidak melibatkan hubungan seksual.
- Perhatikan Konsumsi Alkohol: Jangan biarkan diri Anda mabuk berat, karena hal ini dapat mempengaruhi kemampuan untuk membuat keputusan bijaksana.
- Tetap Sadar dan Bertanggung Jawab: Melalui kesadaran dan tanggung jawab bersama, acara reuni sekolah dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan aman bagi semua pesertanya. Jagalah kesehatan dan hindari risiko yang tidak perlu demi mengabadikan kenangan indah bersama teman-teman masa lalu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/oka
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4334 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2019 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1883 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1556 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1378 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan