Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Vaksinasi PMK di Tabanan, Satgas Provinsi Menyasar 1.000 Hewan Ternak
BERITABALI.COM, TABANAN.
Dalam upaya pembatasan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, melindungi kelompok hewan dengan nilai tinggi, dan mengurangi dampak ekonomi akibat penyebaran PMK, Sekretaris Satuan Petugas (Satgas) Provinsi Bali, I Made Rentin hadir langsung di tengah pelaksanaan Gebyar Vaksinasi PMK, di Wantilan Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Sabtu (9/9).
Upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Bali, dilakukan secara cepat agar penularan Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak tidak semakin meluas dan mengakibatkan kualitas daging menjadi rusak, akibat apa yang disebabkan oleh denaturasi protein pada otot skeletnya, namun daging hewan ternak yang terserang PMK pada dasarnya tidak mengalami ketercemaran yang bisa merusak kesehatan masyarakat.
Serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini sudah pasti menjadi ancaman serius pada posisi Indonesia, terutama stabilitas ekonomi dari hasil ternak. Setidaknya, serangan ini sudah memperlihatkan gerakan yang semakin masif. PMK yang semula ditemukan di Jawa Timur, saat ini juga mulai menghantui daerah lain salah satunya Bali.
Penyebaran ini tidak saja menimbulkan kecemasan para peternak, tapi juga sekaligus kekhawatiran masyarakat umum. Tetapi untuk diketahui bahwa reseptor virus ini hanya terdapat pada sapi, kambing, domba, babi dan kerbau. Dan PMK ini tidak ditemukan pada manusia.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali selaku Sekretaris Satgas Penanganan PMK Provinsi Bali I Made Rentin pada kesempatan ini meminta agar kolaborasi multi sektor terus digenjot dan diperkuat dalam segala hal, khususnya dalam upaya peningkatan percepatan vaksinasi PMK di Provinsi Bali,” tegasnya.
Pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali melaksanakan Gebyar Vaksinasi PMK.
"Kegiatan penanganan PMK saat ini harus mengikuti pola penanganan PMK pada tahun 2022. Dimana saat itu Provinsi Bali mengukir kisah sukses dengan tingkat capaian vaksin PMK yang tinggi serta pemotongan bersyarat berjalan lancar dan tuntas. Hari ini, Gebyar Vaksinasi PMK dilaksanakan dengan menyasar 1.000 hewan ternak, sekalipun kasus PMK sudah nihil, tetapi kegiatan vaksinasi menyasar hewan ternak harus tetap digenjot, agar kita tidak kecolongan,” imbuhnya Made Rentin.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dr. I Wayan Sunada menambahkan bahwa target penanganan PMK di Bali adalah Tahun 2024 Bali bebas PMK dengan cara capaian vaksinasi PMK yg tinggi dan merata di Bali.
Gebyar vaksin PMK hari ini dihadiri oleh perwakilan Satgas Penanganan PMK se-Bali, Dinas yang menangani peternakan dan kesehatan hewan se-Bali, Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Balai Besar Veteriner Denpasar, Universitas Udayana, PDHI Bali, AIHSP Bali dan tokoh-tokoh kesehatan hewan di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5833 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4599 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan