Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Kebakaran Lahan di Desa Tangkas Klungkung, 1 Hektare Lebih Hangus
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Api melahap semak-semak yang ada di lahan Subak Penggoncangan, Desa Tangkas, Kecamatan dan Kabupaten Klungkung pada Senin (2/9/2023).
Belum diketahui secara pasti darimana sumber api pemicu kebakaran tersebut berasal. Namun musim kemarau dan angin cukup kencang di wilayah rersebut menyebabkan kebakaran lahan dengan cepat meluas hingga di beberapa titik.
Sementara personel TRC BPBD Klungkung bersama Damkar Klungkung dibantu Damkar Kabupaten Gianyar telah melakukan penanganan untuk mencegah kebakaran semakin meluas mengingat lahan terbakar berada di dekat rumah warga.
"Tadi semua titik api sudah padam, kita terjunkan tim TRC ke lokasi membantu petugas Damkar melakukan pemadaman juga dibackup Damkar Gianyar, kalau ditotal untuk luas lahan yang terbakar ada sekitar 1 hektaran, karena titik api tidak di satu tempat saja," kata Kepala BPBD Kabupaten Klungkung, Putu Widiada saat dikonfirmasi.
Untuk mengantisipasi hal serupa, Widiada mengimbau kepada warga masyarakat agar berhati-hati apabila menyalakan api atau membakar sampah mengingat saat ini tengah musim kemarau. Jika melakukan aktivitas pembakaran sampah sebaiknya sebelum ditinggalkan agar dipastikan benar-benar padam.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4549 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2010 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun