Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Harga Bawang Merah Kintamani Merosot, Ini Penyebabnya
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Harga bawang merah Kintamani di tingkat petani mengalami penurunan sejak sebulan terakhir.
Penurunan ini terjadi karena adanya panen raya, baik di Bali maupun luar Bali, sehingga stok menjadi melimpah. Kedepan diharapkan petani bisa mengatur kembali pola tanamnya sehingga bisa mengurangi biaya produksi dan kerugian.
Sebelumnya harga bawang merah Kintamani di tingkat petani rata-rata mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilonya. Namun sejak beberapa bulan terakhir terus mengalami penurunan, bahkan bawang Bali asli menyentuh di angka Rp5 ribu sampai Rp6 ribu per kilonya, sedangkan bawang merah karet kini mencapai Rp9 ribu sampai Rp10 ribu per kilonya.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Pertanian (PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma mengatakan merosotnya harga bawang Kintamani disebabkan stok di pasaran melimpah karena panen raya sehingga bawang dari luar Bali baik dari Bima, NTT, Brebes dan daerah lainnya menyerbu pasar.
untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa kedepannya, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait dengan pola tanam petani. Dimana pada bulan September, Oktober merupakan panen raya bawang. Pihaknya menganjurkan agar petani bisa mengatur kembali pola tanam, di bulan Juni, Juli, baik dengan mengurangi menanam bawang atau mengombinasikannya dengan tanaman lain seperti, cabai, tomat dan yang lainnya.
Sehingga panennya tidak berbarengan dengan panen raya dan bisa mengurangi biaya produksi. Diharapkan, kedepan dengan kerjasama pihak dinas PKP dan para petani kejadian merosotnya harga hasil panen petani bisa diminimalisir, sehingga bisa meminimalisir kerugian yang diderita petani.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bli
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1470 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1236 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 685 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 577 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung