Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Jurus Pemkab Atasi Kasus Rabies di Karangasem Melonjak
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menyikapi lonjakan kasus rabies di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Sekda I Ketut Sedana Merta dan Kadis Pertanian, Pangan, dan Perikanan, Siki Ngurah, memberikan sosialisasi dan edukasi ke sekolah terkait bahaya virus Rabies dalam rangka Hari Rabies Sedunia pada Jumat (6/10/2023).
Ia menyampaikan sosialisasi ini dilalukan dalam rangka untuk menjaga keamanan bersama terhadap penyebaran rabies serta menekankan pentingnya kesadaran untuk merawat binatang peliharaan, khususnya anjing dan kucing. Ia juga memberi peringatan terhadap anjing liar yang dapat membahayakan masyarakat.
Seperti insiden di Desa Kesimpar, di mana gigitan anjing liar menyebabkan kasus positif rabies. "Lebih baik mencegah daripada mengobati. Mari kita sadar bersama untuk memberikan perawatan dan vaksinasi kepada hewan peliharaan kita," ujarnya.
Lanjutnya, hingga akhir September 2023 ini, dari estimasi 77.092 ekor anjing di Kabupaten Karangasem, sebanyak 44.695 ekor (57,98%) telah divaksinasi melalui program vaksinasi rabies. Cakupan minimal 70% di wilayah tertular diharapkan dapat melindungi masyarakat dari ancaman rabies.
Penanggulangan penyakit rabies memerlukan pendekatan One Health, dengan kerjasama lintas sektor kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Peran aktif masyarakat juga krusial. Keberhasilan pengendalian rabies dipengaruhi oleh partisipasi semua pihak, termasuk pemilik hewan, petugas kesehatan, dan sosialisasi efektif.
Sementara, Kadis Pertanian, Pangan, dan Perikanan, I Nyoman Siki Ngurah menjelaskan Hari Rabies Sedunia diperingati setiap tanggal 28 September. Menurutnya rabies adalah penyakit menular yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui gigitan hewan yang terinfeksi seperti anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.
"Kegiatan vaksinasi massal dan serentak, termasuk edukasi di sekolah, merupakan upaya Kabupaten Karangasem dalam mengendalikan penyakit ini," terangnya.
Kabupaten Karangasem tetap menjadi daerah endemis rabies, dengan laporan 1.861 kasus gigitan dan 82 kasus positif rabies pada tahun 2023. Upaya terus dilakukan melalui vaksinasi massal, pengendalian populasi Hewan Pembawa Rabies (HPR), regulasi lalu lintas HPR, dan strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1470 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1237 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 685 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 577 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung