Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Alasan Hamas Hajar Israel: Mengakhiri Penjajahan Terakhir di Bumi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Israel secara resmi mendeklarasikan perang usai diserang dari berbagai arah oleh kelompok militan Palestina, Hamas.
Pada Sabtu (7/10) pagi waktu setempat, Hamas memulai serangan yang dinamai "Operasi Badai Al Aqsa", dengan meluncurkan lebih dari 5.000 roket ke arah Israel.
Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, menyebut serangan Hamas datang dari darat, udara, dan laut. Selain itu militan Hamas bahkan sukses menembus wilayah Israel, meski dijaga ketat oleh militer.
Dilansir Al Jazeera, juru bicara Hamas Khaled Qadomi mengatakan serangan itu adalah respons terhadap semua kekejaman yang dihadapi warga Palestina selama beberapa dekade.
"Kami ingin masyarakat internasional menghentikan kekejaman di Gaza, terhadap rakyat Palestina, tempat suci kami seperti Al Aqsa," kata Qadomi.
Dia menambahkan, "Semua hal ini lah yang menjadi alasan di balik dimulainya pertempuran ini."
Komandan militer Hamas, Mohammed Deif, menegaskan pertempuran ini dilakukan demi mengakhiri penjajahan terakhir di bumi.
"Ini adalah hari pertempuran terbesar untuk mengakhiri penjajahan terakhir di Bumi. Setiap orang yang mempunyai senjata harus mengeluarkannya. Waktunya telah tiba," ujar Deif menegaskan.
Hamas telah menyerukan "perjuangan perlawanan di Tepi Barat", serta mendesak negara-negara Arab dan Islam untuk bergabung dalam pertempuran tersebut.
Sementara itu kurang dari 24 jam usai diserang Hamas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan kabinet Israel resmi mendeklarasikan perang. Ini menjadi deklarasi perang pertama Israel, setelah 50 tahun Perang Yom Kippur di tahun 1973.
Deklarasi perang ini artinya militer Israel diberikan lampu hijau untuk mengerahkan kekuatan secara signifikan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1478 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1241 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 693 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung