Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Zelensky Datangi Markas NATO Minta Senjata Lawan Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu (11/10/2023) meminta sekutu NATO untuk memberikan lebih banyak senjata dan pertahanan udara untuk membantu negaranya melewati musim dingin.
Ia mengatakan senjata-senjata tersebut diperlukan sebagai persiapan menghadapi rentetan serangan Rusia terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur lainnya selama musim dingin berlangsung.
"Pertahanan udara musim dingin adalah bagian penting dari jawaban atas pertanyaan kapan perang ini akan berakhir dan apakah ini akan berakhir adil bagi Ukraina," kata Zelensky, seperti dikutip Reuters.
"Kita harus memenangkan pertempuran musim dingin melawan teror dan kita bisa memenangkannya," tambahnya.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg sebelumnya mengatakan Putin bersiap untuk menggunakan musim dingin sebagai senjata perang dengan menyerang infrastruktur energi di Ukraina.
"Kita perlu mencegah hal itu, dengan kemampuan pertahanan udara yang lebih maju dan meningkat, kita dapat membuat perbedaan besar," kata Stoltenberg.
Di sisi lain, mengulangi janji Barat untuk mendukung Ukraina selama diperlukan, Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin mengumumkan paket pertahanan baru senilai US$200 juta untuk Ukraina, termasuk amunisi pertahanan udara dan senjata untuk melawan drone Rusia.
Ukraina memulai serangan balasan pada musim panas untuk mencoba merebut kembali wilayah di selatan dan timur, namun sejauh ini gagal membuat terobosan besar melewati jaringan benteng dan ladang ranjau Rusia.
Washington telah menyediakan dana sebesar US$44 miliar untuk memasok puluhan tank, ribuan roket, dan jutaan amunisi ke Kyiv sejak invasi Rusia. Namun dukungan dari kedua partai politik utama di Kyiv semakin berkurang.
Austin dan Jenderal Angkatan Udara Charles Q. Brown, perwira tinggi militer AS yang baru, ingin meyakinkan sekutu NATO dan Ukraina bahwa Washington akan terus memberikan dukungan kepada Kyiv meskipun bantuan tertahan karena pertikaian di Kongres AS.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1483 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1244 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 697 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 583 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 553 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung