Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Gagal Dapat Pendanaan, Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi Tender Ulang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Mangkraknya proyek Tol Gilimanuk - Mengwi direspons Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Basuki mengatakan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dari Kementrian PUPR sudah bertemu dengan beberapa desa yang terdampak Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi. Rencananya, jalan tol ini akan dibangun melintasi 3 kabupaten, 13 kecamatan dan 58 desa.
"Kemarin dari tol dengan BPJT bertemu dengan beberapa desa menjelaskan progresnya di sana," kata Basuki usai menghadiri "2nd Stakeholder Consultation Meeting (SCM) World Water Forum 2024" di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (12/10).
Ia menyebutkan Tol Gilimanuk - Mengwi akan dilakukan tender ulang karena sebelumnya tidak berhasil mendapatkan pendanaan dari investor.
"Kami akan kami tenderkan karena yang kemarin pemrakarsa itu fail atau gagal untuk mendapatkan pendanaan. Jadi sesuai dengan aturan kami batalin dan mudah-mudahan akhir bulan ini atau bulan depan ini sudah bisa tender," imbuhnya.
Ia berharap tender baru akan diumumkan pada November mendatang.
"Ini memang harus tendernya, bukan harus swasta, tender bisa BUMN yang ikut tapi tender masih proses. Kalau sudah tender itu dari KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha)," jelasnya.
Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi mangkrak berbulan-bulan. Aktivitas pekerja di lahan yang dilalui jalan tol itu sudah tidak terlihat sejak April 2023 lalu.
Perkiraan total investasi Tol Gilimanuk - Mengwi mencapai Rp24,6 Triliun. Jalan tol Gilimanuk - Mengwi ini ditargetkan usai pada 2028, tetapi Basuki menghendaki tuntas semua pada 2025 akhir.
Jalan tol Gilimanuk-Mengwi terbagi menjadi tiga seksi. Dengan Seksi 1 Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 53,6 km, Seksi 2 Pekutatan-Soka sepanjang 24,3 km dan Seksi 3 Soka-Mengwi sepanjang 18,9 km. Total panjang tol mencapai 96,84 km.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Bali I Wayan Koster di Pekutatan, Jembrana, pada 10 September 2022 lalu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1485 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1245 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 697 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 583 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 553 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung