Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 9 Oktober 2026
Prancis Kutuk Serangan Pemukim Israel ke Warga Palestina di Tepi Barat
beritabali.com/cnnindonesia.com/Prancis Kutuk Serangan Pemukim Israel ke Warga Palestina di Tepi Barat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Prancis mengutuk serangan pemukim Israel yang "tidak dapat diterima" terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat.
Lebih dari 100 orang Palestina Tewas di Tepi Barat sejak pecahnya perang di Jalur Gaza awal bulan ini. Sebagian besar tewas dalam serbuan pasukan Israel atau serangan dari para pemukim, kata Kementerian Kesehatan Palestina.
"Prancis mengutuk keras serangan pemukim yang telah menyebabkan kematian beberapa warga sipil Palestina selama beberapa hari terakhir di Qusra dan Sawiya, serta pengusiran paksa beberapa komunitas," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis, Minggu (29/10), mengutip AFP.
"Kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim terhadap penduduk Palestina semakin meningkat. Ini tidak dapat diterima dan harus dihentikan," tambahnya.
Menurut Kemenlu Prancis, Israel harus "mengambil langkah-langkah segera untuk melindungi penduduk Palestina".
Seorang warga Palestina berusia 40 tahun yang sedang memanen buah zaitun dibunuh oleh seorang pemukim Israel di desa Sawiya dekat Nablus, kata kementerian kesehatan Palestina.
Di desa Qusra, serangan pemukim Israelz menewaskan sedikitnya empat orang Palestina pada 11 Oktober.
Situasi di Tepi Barat, yang diduduki Israel sejak 1967, sudah tegang sebelum perang, dengan penggerebekan rutin oleh pasukan Israel dan peningkatan serangan oleh pemukim Israel terhadap penduduk Palestina.
Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan juga mengingatkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertanggung jawab "mengendalikan" para pemukim Yahudi Ekstremis di Tepi Barat.
"Sama sekali tidak dapat diterima jika ada kekerasan pemukim ekstremis terhadap orang-orang yang tidak bersalah di Tepi Barat," kata Jake, mengutip Reuters.
Sebelumnya, jumlah warga Palestina tewas akibat serangan yang dilakukan Israel di daerah Tepi Barat kini mencapai 114 orang. Tadi malam, Sabtu (28/10) waktu setempat Israel telah membunuh tiga orang warga Palestina di wilayah Tepi Barat.
Warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel ini tersebar di kota Nablus, Ramallah, dan Tubas. Bukan hanya di Tepi Barat, korban juga berjatuhan di Khan Younis.
Setidaknya ada 13 orang Palestina meninggal akibat serangan udara yang dilakukan Israel baru-baru ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1524 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1276 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 738 Kali
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 663 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 653 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan