Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Terowongan di India Runtuh, 41 Orang Masih Terjebak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tim penyelamat berusaha mengevakuasi puluhan pekerja yang terjebak di terowongan runtuh di Himalaya, India.
Kantor penanggulangan bencana mengatakan jumlah orang yang terjebak sejak Minggu (12/11) pagi di terowongan itu naik menjadi 41 orang dari sebelumnya 40 orang.
Namun, tim penyelamat harus mengganti mesin penggali utama pada Sabtu (18/11). Mesin yang sebelumnya dipakai untuk mengebor puing-puing rusak pada Jumat lalu.
Mesin baru kemudian diterbangkan dari negara bagian Madhya Pradesh di India tengah dan telah mencapai lokasi insiden.
"Pertama-tama kami akan mengeluarkan mesin yang sudah tidak berfungsi dari dalam dan kemudian menggunakan yang baru. Ini akan memakan waktu dan saya tidak dapat berkomentar mengenai waktunya. Ini adalah operasi yang rumit dan berisiko," kata Direktur Perusahaan Pembangunan Jalan Raya dan Infrastruktur Nasional (NHIDC) Anshu Malik Halko, dikutip Channel News Asia, Sabtu (18/11).
Pihak berwenang belum mengungkapkan penyebab terowongan sepanjang 4,5 km itu ambruk pada Minggu (12/11). Namun wilayah tersebut memang rentan terhadap tanah longsor, gempa bumi, dan banjir.
Saat kejadian itu, sekitar 50 hingga 60 pekerja sedang bekerja pada shift malam.
Namun penyelamatan dihentikan pada Jumat setelah suara retakan berskala besar terdengar saat petugas penyelamat berusaha menghidupkan kembali mesin pengeboran.
Sementara itu, hampir 100 pekerja terowongan berkumpul di lokasi tersebut pada Sabtu. Mereka menuntut kemajuan yang lebih cepat dalam menjangkau dan membebaskan mereka yang terjebak.
Wisnu Sahu, seorang buruh yang memimpin protes, mengatakan tim penyelamat tidak memberikan informasi kepada para pekerja tentang laju kemajuan penyelamatan.
"Kami ingin para petinggi perusahaan datang ke sini," kata Sahu."Kami ingin para petinggi perusahaan datang ke sini," kata Sahu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1424 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 657 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 556 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung