Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Akhir dari Ketegangan Waka DPRD dengan Kasatpol PP Gianyar Gara-gara Baliho Diberangus
beritabali/ist/Akhir dari Ketegangan Waka DPRD dengan Kasatpol PP Gianyar Gara-gara Baliho Diberangus.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Wakil Ketua DPRD Gianyar Gusti Anom Masta dengan Kepala Satpol PP Gianyar Made Watha sempat tegang beberapa waktu lalu. Penyebabnya karena baliho Anom Masta diberangus.
Ketegangan itu sempat terjadi di halaman Kantor Bupati Gianyar saat keduanya bertemu. Aksi tegang sempat dilihat sempat sejumlah pegawai di Pemkab.
Bahkan, ketegangan itu sempat dilerai oleh pegawai. Karena ketegangan berlangsung cukup lama, maka Agus Mahayastra selaku mantan bupati mempertemukan keduanya di salah satu kafe di Gianyar.
"Saya dengar dari media persoalan itu. Maka saya inisiatif untuk mencairkan suasana sambil ngopi," jelas Agus Mahayastra, Sabtu (2/12/2023).
Dikatakan Agus, dirinya prihatin jika ada sesama temannya bersitegang. "Kebetulan Anom Masta teman saya di legislatif dan pak Watha teman di eksekutif. Saya coba ajak bicara," ungkap dia.
Usai bicara dengan Agus, keduanya, baik Anom Masta dan Made Watha bersalaman. Bahkan, Agus merangkul keduanya untuk berdamai serta fokus membangun Gianyar di jalan masing-masing.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1625 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun