Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 20 Oktober 2026
Sungai Yeh Banges Kembali Meluap, Warga Seraya Pertanyakan Rencana Pembangunan Jembatan
beritabali/ist/Sungai Yeh Banges Kembali Meluap, Warga Seraya Pertanyakan Rencana Pembangunan Jembatan.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Antrean panjang kendaraan terjadi selama berjam-jam di jalur utama Desa Seraya, Karangasem akibat meluapnya aliran air hujan di Sungai Yeh Banges pada Senin (5/2/2024).
Pemandangan ini pun nyaris rutin terjadi setiap tahunnya ketika wilayah Karangasem khususnya Desa Seraya memasuki musim penghujan. Kondisi ini juga sudah sering dikeluhkan warga mengingat jalur tersebut merupakan akses utama yang ramai dilewati kendaraan.
“Ini memang rutin terjadi saat musim hujan, kami beserta warga sudah sering kali menyampaikan keluhan kami agar dibuatkan jembatan tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut, dulu akibat luapan air ini sampai meyebabkan korban jiwa dua orang hanyut saat melintas," kata Perbekel Desa Seraya, I Wayan Dandri saat dihubungi, Senin (5/2/2024).
Ia juga mengungkapkan sekitar tahun 2022 silam, dari pihak Provinsi sempat menyampaikan akan membangun jembatan di atas Tukad Yeh Banges untuk mengatasi luapan air tersebut. Bahkan saat itu sempat disampaikan akan dibangun sebuah jembatan sepanjang 15 meter dengan anggran sekitar Rp4,5 miliar.
Hanya saja, rencana tinggal rencana hingga memasuki tahun 2023 jembatan tak kunjung terealisasi, beberapa kali warga menyakan namun pihaknya tidak mampu menjawab karena sampai saat ini belum ada kejelasan.
"Bulan Desember lalu saya juga sempat bertemu dengan bapak bupati menyampaikan sekaligus menanyakan kejelasan pembangunan jembatan, dan beliau mengaku akan mengawal, tapi sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut," imbuh Dandri.
Di satu sisi, Dandri mengaku sangat berterimkasih kepada warga setempat yang sudah dengan suka rela turun langsung mengamankan jalur di sekitar tukad tersebut agar tidak melintas. Warga juga secara spontan membantu pengendara untuk lewat ketika dirasa aliran mengecil dan jalan aman untuk dilalui.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4498 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2121 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2063 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1650 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1499 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan