Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Momen Suara Ketua KPU Bergetar Saat Bacakan Pemenang Pilpres 2024
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Suara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari beberapa kali terdengar bergetar dalam rapat pleno terbuka penetapan hasil Pemilu 2024 tingkat nasional hingga pemenang Pilpres 2024 di Kantor KPU, Rabu (20/3) malam.
Hal tersebut terjadi saat Hasyim mulai membacakan keputusan KPU tentang penetapan hasil Pemilu presiden dan wakil presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.
Tak hanya itu, Hasyim juga terlihat cukup emosional bahkan terlihat menahan tangisnya. Meski begitu, Hasyim tetap melanjutkan tugasnya untuk membacakan hasil Pemilu 2024.
Minta sidang diskors
Hasyim juga tertangkap secara tiba-tiba menghentikan sementara pembacaan pengumuman hasil Pemilu 2024. Ketika menghentikan ucapannya, ia terlihat sempat mengobrol dengan Komisioner KPU Idham Holik yang duduk di sebelahnya. Lalu ia memutuskan untuk menyetop pembacaan keputusan.
"Mohon izin kita koreksi sebentar ini. Penting ini," kata Hasyim.
Tak lama Hasyim memutuskan sidang diskorsing.
"Mohon izin kita skors dulu untuk memperbaiki dokumen SK," ucapnya.
Terlihat skorsing berjalan hampir 15 menit. Tak jelas di bagian mana dari SK KPU tersebut yang keliru. Kemudian Rapat Pleno kembali berjalan.
Dalam lanjutan pembacaan putusan ini, lagi-lagi suara Hasyim terdengar bergetar beberapa kali. Ia juga lagi-lagi terlihat mencoba mengontrol emosinya dan menahan tangis.
KPU menetapkan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pilpres 2024 dalam satu putaran.
Mereka memperoleh 96.214.691 suara sah. Prabowo-Gibran unggul di 36 dari 38 provinsi seluruh Indonesia. Pasangan ini juga menang di luar negeri.
Sementara itu, pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meraih 40.971.906 suara. Pasangan ini hanya menang di dua provinsi, Aceh dan Sumatera Barat.
Kemudian pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang mendapat 27.040.878 suara sah. Pasangan ini tak menang di satu provinsi pun.
Di sisi lain, PDIP menjadi partai politik yang meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024 yakni sebanyak 25.387.278 suara nasional atau setara 16,7 persen dari total 151.796.631 suara sah.
Selanjutnya, ada Partai Golkar dengan 23.208.654 suara atau 15,3 persen suara sah. Kemudian Partai Gerindra dengan perolehan 20.071.708 suara nasional atau setara 13,2 persen suara sah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5828 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan