Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub, Pertamina-Pelindo Sepakat Menjalin Kerja Sama
beritabali/ist/Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub, Pertamina-Pelindo Sepakat Menjalin Kerja Sama.
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dalam upaya mendukung Proyek Strategis Nasional Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (PT Pelindo) sebagai pelaksana berencana melakukan pengembangan Pelabuhan Benoa, Bali.
Pengembangan tersebut memerlukan beberapa penyesuaian, termasuk perubahan area terminal curah cair yang selama ini dimanfaatkan oleh Anak Perusahaan Pertamina - PT Pertamina Patra Niaga sebagai fasilitas penerimaan dan penimbunan BBM, Avtur dan Aspal kedepannya akan dikembangkan menjadi area penunjang pariwisata. Oleh karena itu, perlu dilakukan relokasi fasilitas penerimaan Pertamina beserta infrastruktur pendukungnya dari Benoa Selatan ke Benoa Utara.
Baca juga:
Pertamina Raih Apresiasi PR Indonesia Awards
Sebagai wujud komitmen dan dukungan atas PSN BMTH tersebut, pada hari Jumat (22/3) telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Executive Director 3 Pelindo Regional 3 Ali Sodikin dan Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat (RID) PT Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi.
Perjanjian mencakup beberapa ruang lingkup antara lain pemanfaatan dermaga Pelindo untuk tambatan Kapal Pertamina, pembangunan fasilitas penerimaan (oil transfer equipment) BBM dan Avtur termasuk fasilitas Layanan Lindungan Perairan (LLP) dan Fire Fighting, serta penyediaan Layanan Kepelabuhanan oleh Pelindo kepada Pertamina.

Executive Director 3 Pelindo Ali Sodikin mengatakan bahwa momen ini bisa menjadi titik awal baru dari sinergi yang sudah terjalin. "Ini merupakan momentum yang kita tunggu-tunggu. Kami yakin Manajemen PT Pelindo dan PT Pertamina Patra Niaga telah berupaya maksimal untuk mewujudkan kerja sama ini. Mudah-mudahan perjanjian ini bisa melanjutkan sinergi yang telah berjalan dengan luar biasa," ujar Ali.
Dalam sambutannya, Direktur RID Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi mengatakan bahwa Pertamina sangat mendukung sinergi BUMN ini sekaligus menjadi wujud dari pemenuhan aspek Good Corporate Governance yang selalu menjadi perhatian utama kedua belah pihak.
"Sinergi ini sangat penting mengingat BMTH adalah salah satu Proyek Strategis Nasional dengan jadwal yang cukup ketat. Kami berharap PT Pelindo bisa memulai aktivitas dengan lancar, jangan khawatir Pertamina mendukung penuh karena ini juga untuk kepentingan negara," jelas Edo.
Perjanjian Kerja Sama ini berlaku selama 4 tahun 11 bulan dan dengan ditandatangani perjanjian tersebut maka pekerjaan pembangunan fasilitas penerimaan BBM dan Avtur oleh PT Pelindo akan segera dilaksanakan paralel persiapan relokasi aset penerimaan BBM dan Avtur di Benoa Selatan oleh PT Pertamina Patra Niaga yang nantinya sudah tidak digunakan lagi.
“Selama proses pekerjaan tersebut tidak akan ada gangguan stok BBM untuk Bali. Bali ditopang terminal BBM Manggis dan Sanggaran yang menjadi terminal besar pendukung stok Indonesia Timur. Selain itu, stok Avtur tetap dipastikan aman dengan adanya DPPU Ngurah Rai sebagai back bone supply Avtur di Bali” pungkas Edo.
Dengan adanya kerjasama sinergi antara PT Pelindo dan PT Pertamina Patra Niaga ini diharapkan dapat memberikan hasil yang saling menguntungkan bagi semua pihak serta mendukung potensi pariwisata di Pulau Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4319 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1874 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1368 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan