Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Empat Negara Eropa Mau Akui Palestina Merdeka, Israel Mencak-Mencak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak empat negara di Eropa berencana mengakui negara Palestina saat Israel masih melancarkan agresi di Jalur Gaza.
Spanyol menyatakan telah sepakat dengan Irlandia, Malta, dan Slovenia untuk mengambil langkah pertama menuju pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat.
Mereka menganggap upaya itu ditempuh atas nama perdamaian di Timur Tengah.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan kesepakatan tercapai usai bertemu perwakilan Irlandia, Malta, dan Slovenia di sela-sela pertemuan Dewan Eropa pada Jumat (22/3) pagi.
"Kami sepakat satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan ini adalah melalui penerapan solusi dua negara, dimana negara Israel dan Palestina hidup berdampingan, dalam perdamaian dan keamanan," demikian pernyataan bersama yang dirilis Irlandia, dikutip dari Reuters.
Menanggapi rencana itu, pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu murka. Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mencak-mencak mengatakan resolusi konflik hanya akan mungkin terjadi melalui negosiasi langsung antar pihak.
"Setiap keterlibatan dalam pengakuan negara Palestina hanya akan menjauhkan pencapaian resolusi dan meningkatkan ketidakstabilan regional," ujar Katz.
Dia lantas mengatakan serangan Hamas dan organisasi lain terhadap warga Israel akan "dibalas dengan isyarat politik terhadap Palestina."
Katz tak merinci resolusi seperti apa yang dia maksud. Israel telah lama mengesampingkan negara Palestina.
Sikap Israel yang seperti itu menyebabkan mereka berselisih dengan negara-negara Barat.
Sejumlah negara Barat mendukung tujuan Israel mengalahkan Hamas, tetapi negara-negara itu juga mendukung solusi dua negara yang berarti kemerdekaan bagi Palestina.
Pada November lalu, negara-negara Arab dan Uni Eropa sepakat bahwa solusi dua negara merupakan jawaban atas permasalahan Israel dan Palestina.
Palestina terus menjadi sorotan global usai Israel terus melancarkan agresi sejak 7 Oktober.
Selama agresi, mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit dan kamp pengungsian.
Hingga kini total korban meninggal di Palestina mencapai lebih dari 32.000 jiwa. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4314 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2012 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1864 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1549 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1360 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan