Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
NATO Sebut Korut Sudah Kirim Pasukan ke Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Negara-negara Pakta Pertahananan Atlantik Utara (NATO) menyebut bahwa Korea Utara telah mengirim pasukan militernya ke Rusia.
Juru bicara NATO, Farah Dakhlallah menyebut upaya ini akan memperparah konflik antara Rusia dan Ukraina.
"Aliansi telah mengonfirmasi bukti penempatan tentara DPRK di Rusia. Jika tentara ini ditujukan untuk bertempur di Ukraina, itu akan menandai eskalasi signifikan dalam dukungan Korea Utara terhadap perang ilegal Rusia dan menjadi tanda lain dari kerugian signifikan Rusia di garis depan," kata Farah dalam pernyataannya yang dirilis pada Rabu (23/20) dilansir dari AFP.
Sebelumnya, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menuding pemerintah Kim Jong Un mengirimkan 1.500 tentara Korea Utara ke Rusia untuk menjalani pelatihan sebagai persiapan perang di Ukraina.
Pengiriman ribuan tentara tersebut diduga menjadi langkah pertama Korut terlibat dalam invasi Moskow di Ukraina.
Negeri Para Petapa tersebut diduga mengangkut pasukan tempurnya dengan tujuh kapal Rusia pada awal Oktober ini. NIS menyebut ketujuh kapal itu sebelumnya telah diperiksa secara khusus oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
"Pesawat-pesawat angkut besar Rusia juga sering melakukan perjalanan antara Vladivostok dan Pyongyang," ucap pihak NIS dalam keterangan resmi, Jumat (18/10), melansir CNN.
Pernyataan itu menyusul peringatan berulang dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa aliansi yang berkembang antara Rusia dan Korut telah mengakibatkan pasukan Korut bergabung dalam perang.
"Dari informasi intelijen yang saya punya, mereka sedang mempersiapkan 10 ribu tentara, tentara yang berbeda, pasukan darat, dan tenaga teknis," ujar Zelensky saat KTT NATO di Brussel, Belgia, Kamis (17/10).
"Kami tahu sekitar 10 ribu tentara Korea Utara sedang bersiap untuk (mulai) berperang melawan kami. Ini benar-benar hal yang mendesak, saya membicarakannya dengan Amerika Serikat, saya membicarakannya dengan semua pemimpin," imbuhnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 465 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 366 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 298 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 279 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 242 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar