Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Penyebab KPU Bali Gelar Coblos Ulang di TPS 001 Tulikup Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
TPS 001 Tulikup akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Selasa (3/12/2024). Pencoblosan ulang ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Gianyar atas temuan seorang pemilih nyoblos dua kali.
Ketua KPU Gianyar, I Wayan Mura mengatakan dari rekomendasi Bawaslu Gianyar, PSU akan dilaksanakan Selasa (3/12/ 2024) di di TPS 001 Tulikup, Gianyar.
"Prosesnya sama dengan pemungutan biasa, mulai dari pukul 07.00 WITA sampai pukul 13.00 WITA dilanjutkan dengan penghitungan hasil suara," jelasnya.
Saat ini panitia TPS sudah menyiapkan perlengkapan dari surat suara dan kotak suara. "Persiapan KPPS, hari ini dilantik dan pengambilan sumpahnya, C pemberitahuan hari ini juga diberikan kepada DPT disana," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap 12 orang saksi termasuk pelaku I Wayan S (47) diperiksa dua kali dan hasilnya pelaku mencoblos mewakili hak pilih istrinya.
Kejadian tersebut terjadi saat pemilihan 27 November 2024 pagi. Akibatnya kondisi TPS pun menjadi tidak kondusif.
"Kami rekomendasikan coblos ulang ke KPU Gianyar," Kata Hartawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4540 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun