Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pemedek Padati Pura Sakenan Saat Puncak Kuningan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dari mulai Hari Raya Kuningan hingga Senin pagi, pemedek masih terlihat memadati area Pura Sakenan. Sebagaimana diketahui, setiap Hari Raya Kuningan menjadi puncak upacara di pura yang diyakini memberikan kemakmuran bagi seluruh umat.
Terlebih saat puncak upacara, nampak umat berdesakan 'mengekor' untuk masuk ke pelataran pura. Bahkan terlihat saat umat menghaturkan bhakti, kendati berhimpitan namun tidak mengurangi khusuk dalam menghaturkan sembah.
Begitu juga dengan para pengayah dan pemangku, tetap apik dan penuh kesabaran dalam melayani umat yang begitu membludak berdatangan setiap waktu di pura yang berada di kawasan Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan.
Selain persembahyangan pada puncak Pujawali, digelar pula Sesolahan Topeng dan tarian Rejang Dewa yang dibawakan sejumlah remaja, sebagai simbol kehadiran Bhatara Sakenan. Piodalan di Pura Dalem Sakenan tak hanya menjadi momentum religius, tetapi juga simbol harmoni antara tradisi, spiritualitas, dan kolaborasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya Bali.
Pemedek asal Pedungan, Komang Erik (21) mengaku setiap enam bulan sekali tidak pernah absen bersama keluarga untuk tangkil ke Pura Sakenan. Itu dilakukannya semenjak dirinya 'menek bjaang'.
"Sudah dari kecil selalu tangkil bersama keluarga. Tetapi waktu kecil kadang tidak ikut, tapi semenjak masa remaja atau menek bajang, tidak pernah absen setiap pujawali ke Serangan (Pura Sakenan)," akunya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5798 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2557 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan