Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Situs Balang Tamak di Nongan Terlupakan, Warga Harap Didata
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Desa Nongan di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem menyimpan kekayaan warisan budaya yang hingga kini belum banyak terdata secara resmi.
Salah satunya adalah Pura Balang Tamak, situs yang dipercaya masyarakat sebagai peninggalan tokoh cerdas bernama Pan Balang Tamak.
Diceritakan secara turun-temurun oleh para tetua desa, Pan Balang Tamak dikenal sebagai pemimpin yang cerdik dan kaya raya. Hingga kini, pura yang didirikannya masih aktif diempon oleh beberapa subak, seperti Subak Bangbang, Subak Petian, Subak Salak, Subak Sisian, dan Subak Balang Tamak.
Subak-subak di wilayah ini terbagi menjadi dua, yaitu subak sawah dan subak abian (tegalan). Pura Balang Tamak sendiri dipercaya sebagai tempat memohon berkah untuk kewibawaan, kesejahteraan, dan kesuburan hasil pertanian.
Para tetua Desa Nongan juga meyakini, di sekitar pura tersebut pernah dikubur seperangkat gamelan kuno oleh Pan Balang Tamak saat sang raja ingin merebut hartanya.
"Ketika sang raja ingin merampas kekayaannya, dia sudah terlebih dahulu mengkubur kekayaan di dalam tanah," tutur warga. Sampai saat ini, di titik itu tidak pernah tumbuh tanaman.
Tak hanya Pura Balang Tamak, Bandesa Adat Nongan, I Gusti Ngurah Indra Kecapa menyebut desa mereka memiliki banyak situs budaya penting. Di antaranya Pura Taman Sari dengan kisah Bale Pegat, Penataran Manik Cemara yang berkaitan dengan cerita cemara terbang dan pelinggih batu kuno, Pura Puri Agung warisan kekuasaan Nyalian-Klungkung, Pura Dalem Sulasih, Petirtaan Petoyan Atma, dan lainnya.
Selain itu, ada situs kuno di Pura Bukit Junjang yang memiliki relief tua, Pura Dalem Kupa, Tegalan Petian tempat ditemukannya sarkofagus pada 1941, hingga peninggalan artefak keropak di Tegalan Keropak. Di Banjar Sekar (dulunya dikenal Goaji), terdapat Prasasti Landih serta bangunan Bale Pelik bertahun 1779, kuburan tua Tionghoa, dan pusaka keris Cangkem Barong.
Tak ketinggalan, terdapat pula tarian sakral seperti Tari Rejang Pala dan Tari Baris Kumbang yang berhubungan dengan Pura Balang Tamak. Melihat potensi sejarah yang besar ini, warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Karangasem segera melakukan pendataan dan perlindungan terhadap situs-situs budaya di Desa Nongan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5828 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan