Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Cuaca Buruk Ganggu Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aktivitas penyeberangan di Selat Bali kembali terganggu akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan tersebut sejak Senin (23/6/2025) malam hingga Selasa (24/6/2025) pagi.
Menurut Manajer Usaha PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, gangguan terjadi akibat gelombang tinggi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Kondisi ini berdampak pada proses bongkar muat kapal yang menjadi tidak lancar dan harus menyesuaikan situasi di lapangan.
“Waktu muat kapal masih dalam batas standar, yaitu sekitar 30 menit. Tapi karena cuaca buruk, proses bongkar muat menjadi lebih lama,” jelas Ryan Dewangga, Selasa (24/06/2025).
Dampak dari situasi ini menyebabkan antrean kendaraan, terutama truk dan bus, hingga ke luar area Pelabuhan Gilimanuk. Meski begitu, sebanyak 28 kapal tetap dioperasikan untuk melayani penyeberangan penumpang dari dan menuju Pelabuhan Ketapang.
Pihak ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan mengutamakan keselamatan karena kondisi cuaca di perairan Selat Bali masih belum stabil.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Selat Bali bagian selatan, yang diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun