Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pemkab Bangli Tegaskan Pembongkaran Bangunan di Kawasan Konservasi Kedisan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pemerintah Kabupaten Bangli menegaskan komitmennya untuk melestarikan kawasan konservasi di wilayahnya.
Menyikapi polemik pembangunan di kawasan hutan di wilayah Kedisan, Kintamani, Bangli, yang masuk dalam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan, Pemkab Bangli menegaskan tidak ada tawar menawar soal keberadaan bangunan yang jadi polemik agar segera dibongkar.
Hal tersebut terungkap saat Pemerintah Kabupaten Bangli duduk bersama dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali beserta pihak terkait untuk mencari solusi atas polemik yang terjadi. Hasilnya, Pemkab Bangli menegaskan tidak ada kompromi terhadap pemanfaatan kawasan TWA di luar peruntukan.
Keberadaan bangunan yang kini menjadi sorotan banyak pihak agar segera dibongkar dan dikembalikan ke peruntukannya sebagai hutan lindung. Sekda Bangli, Dewa Bagus Riana Putra, Rabu (15/10/2025) mengatakan, beberapa kesepakatan telah ditetapkan untuk mencegah hal serupa terjadi lagi.
“Kawasan di sekitar bangunan yang menjadi polemik harus dijadikan kawasan konservasi dan tidak digunakan pada hal-hal lain,” tegasnya.
Selain itu, BKSDA berkomitmen bersama Pemkab Bangli membentuk satu tim dalam penetapan dan pemanfaatan blok-blok kawasan yang dibolehkan sesuai aturan, agar tidak ada tumpang tindih kebijakan dan aturan menjadi lebih jelas.
Sementara itu, Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, meminta maaf kepada seluruh pihak atas polemik yang terjadi. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan BKSDA lebih berhati-hati dalam pengelolaan kawasan konservasi.
Kedepannya diharapkan berbagai kebijakan dalam pemanfaatan kawasan Taman Wisata Alam di Kintamani bisa dilakukan dengan bijak, tidak merusak alam, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat sekitar sehingga tidak menimbulkan kekisruhan di tengah masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5825 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2205 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan