Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Cuaca Bali Diprakirakan Hujan Saat Pawai Ogoh-Ogoh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan kondisi cuaca di Bali didominasi berawan hingga hujan ringan saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (18/3/2026).
Prakirawan BBMKG, Luh Eka Arisanti, menjelaskan bahwa sejak pagi hari cuaca di sebagian besar wilayah Bali akan berawan. Namun, beberapa daerah diprediksi sudah mengalami hujan ringan sejak pagi.
"Prakiraan cuaca pada H-1 Nyepi itu pada pukul 08.00 Wita mayoritas cuaca diperkirakan berawan, kecuali Badung, Denpasar, Gianyar, dan Tabanan diperkirakan hujan ringan. Kemudian pada Rabu pukul 11.00 WITA diperkirakan cuaca seluruh wilayah Bali berawan," jelas Eka di Denpasar, Bali, Selasa, 17 Maret 2026.
Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan ringan diperkirakan merata di seluruh wilayah Pulau Dewata, termasuk saat masyarakat mulai bersiap mengikuti pawai ogoh-ogoh.
Baca juga:
BMKG: Bali Siaga Hujan Lebat Hari Ini
Kondisi tersebut diprediksi berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 Wita, sebelum kembali berawan pada malam hari sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 Wita.
Selain itu, suhu udara di Bali diperkirakan berada pada kisaran 21 hingga 32 derajat Celcius dengan kecepatan angin antara 7 hingga 14 kilometer per jam.
BBMKG Denpasar juga terus melakukan pemantauan dan menyampaikan pembaruan prakiraan cuaca secara berkala, khususnya menjelang dan saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi.
Seperti diketahui, sehari sebelum Nyepi, umat Hindu di Bali melaksanakan rangkaian upacara Tawur Agung Kesanga yang bertujuan untuk penyucian diri (Bhuwana Alit) dan alam semesta (Bhuwana Agung).
Ritual tersebut dilaksanakan sejak pagi hingga siang hari di berbagai lokasi, mulai dari lingkungan desa hingga pura.
Pada sore hingga malam hari, masyarakat melanjutkan dengan tradisi pawai ogoh-ogoh yang menjadi simbol pengendalian sifat negatif dalam diri manusia menjelang Tahun Baru Saka 1948.
Sementara itu, Hari Raya Nyepi akan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026 mulai pukul 06.00 Wita hingga keesokan harinya pukul 06.00 Wita, di mana seluruh aktivitas di Bali akan dihentikan selama 24 jam sebagai bagian dari pelaksanaan Catur Brata Penyepian. (sumber: metrotvnews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5821 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2560 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2204 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan