Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Sanggar Gita Bandana Praja Siap Tampilkan Karya Maestro Seni I Wayan Beratha di PKB
bbn/dok Humas Pemkot Denpasar/Sanggar Gita Bandana Praja Siap Tampilkan Karya Maestro Seni I Wayan Beratha di PKB.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sanggar Seni Gita Bandana Praja memastikan kesiapannya tampil sebagai Duta Kota Denpasar pada Kesenian Legendaris dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali XLVIII.
Kesiapan tersebut terlihat saat pelaksanaan pembinaan oleh Tim Konsultan Seni Kota Denpasar yang digelar di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan AA Istri Paramita Dewi, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara memberikan apresiasi terhadap komitmen Sanggar Gita Bandana Praja dalam melestarikan kesenian legendaris Bali.
Menurutnya, ajang PKB bukan hanya menjadi ruang kreativitas seni, tetapi juga wahana pelestarian karya-karya seni klasik dan legendaris.
"Inilah yang dimaksud dengan pelestarian dan penguatan seni, dimana karya-karya legendaris beserta sekehe gong legendarisnya kembali diorbitkan, dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penampilan seni Duta Kota Denpasar," ujar Jaya Negara.
Ia berharap Sekehe Gong Legendaris Duta Kota Denpasar dapat memberikan penampilan terbaik pada PKB XLVIII Tahun 2026 mendatang.
Selain itu, pelestarian seni legendaris diharapkan mampu menjadi literasi budaya positif bagi generasi muda sekaligus menjaga keberlanjutan seni tradisi Bali.
"Semoga upaya pelestarian dan penguatan seni budaya di Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, dan harapan kami sekehe gong legendaris ini dapat tampil optimal di PKB nanti," ujarnya.
Sementara itu, Konsultan Seni Kota Denpasar, I Komang Astita mengapresiasi komitmen Sanggar Gita Bandana Praja dalam membawakan karya-karya maestro seni Denpasar, I Wayan Beratha.
Menurutnya, seluruh materi yang dibawakan menjadi bukti bahwa karya maestro seni Bali tetap hidup dan relevan lintas generasi.
"Secara umum materi yang dibawakan sudah sangat baik dan apik, namun sisa waktu yang ada menjadi penting untuk terus dioptimalkan, terutama bagaimana menghadirkan jiwa dari sebuah karya legendaris, sehingga penonton nanti dapat terbawa suasana zaman dahulu," ujarnya.
Koordinator Sanggar Gita Bandana Praja, I Nyoman Gede Jasa didampingi Tim Pembina, I Gede Yudarta menjelaskan persiapan telah dilakukan sejak awal tahun 2026 melalui latihan tabuh, tari hingga sendratari.
"Persiapan kurang lebih sejak awal tahun, dan setelah pembinaan akan terus kami persiapkan agar lebih matang," ujarnya.
Adapun karya yang akan dipentaskan seluruhnya merupakan ciptaan maestro seni Denpasar, I Wayan Beratha, yakni Tabuh Nem Lelambatan Galang Kangin, Tari Kupu-Kupu Tarum, dan Sendratari Narakesuma.
"Kita khusus menyajikan karya seni legendaris dari Maestro I Wayan Beratha, kebetulan beliau juga merupakan kelahiran Denpasar, dan ini menjadi momentum untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali karya-karya legendaris," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5768 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan