Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Atasi Macet Uluwatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalin di Pecatu
bbn/dok Diskominfo Badung/Atasi Macet Uluwatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalin di Pecatu.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi menuju kawasan wisata Uluwatu, terutama pada jam-jam sibuk kunjungan wisatawan.
Rekayasa lalu lintas tersebut mulai diberlakukan sejak Selasa (2/6) dan berlaku setiap hari pada pukul 14.00 hingga 22.00 Wita, saat volume kendaraan menuju objek wisata di kawasan Uluwatu mengalami peningkatan signifikan.
Dalam skema yang diterapkan, terdapat sejumlah pembatasan arus kendaraan roda empat di beberapa titik. Kendaraan dari simpang Jalan Baler Setra menuju Jalan Belimbing Sari ke arah barat di Jalan Uluwatu hanya diperbolehkan dilalui sepeda motor.
Selain itu, kendaraan dari Jalan Uluwatu juga dilarang menuju Jalan Toya Ning II. Sebaliknya, kendaraan yang berasal dari Jalan Toya Ning II tidak diperbolehkan menuju arah barat Jalan Uluwatu selama rekayasa lalu lintas berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gede Rahmadi, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat maupun wisatawan.
Menurutnya, kemacetan di jalur menuju Pura Uluwatu sering kali terjadi pada sore hingga malam hari, terutama saat wisatawan datang untuk menyaksikan pertunjukan Tari Kecak dan menikmati panorama matahari terbenam.
“Untuk mengurangi kemacetan tersebut agar pariwisata merasa nyaman dan masyarakat juga merasa nyaman, maka kita mengurai dengan mengadakan rekayasa lalu lintas,” ujar Gung Rahmadi.
Ia menjelaskan, waktu penerapan rekayasa dipilih mulai pukul 14.00 hingga 22.00 Wita karena pada periode tersebut terjadi lonjakan pergerakan kendaraan menuju berbagai destinasi wisata di Pecatu dan Uluwatu.
Sementara pada pagi hingga siang hari, arus lalu lintas tetap berjalan normal untuk mendukung aktivitas masyarakat setempat.
“Karena pagi agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, sedangkan terjadi peningkatan itu ketika masyarakat, wisatawan menuju ke objek-objek wisata nonton kecak dan melihat sunset biasanya,” ungkapnya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Dishub Badung menempatkan petugas pengawasan di sejumlah simpang strategis. Pengawasan dilakukan di Simpang Kantor Perbekel, Simpang Belimbing Sari, Simpang Toya Ning, Simpang Matsuka, Simpang Nirmala, hingga Simpang Politeknik.
Dishub berharap seluruh pengguna jalan dapat mematuhi pengaturan baru tersebut. Meski sebagian pengendara harus menempuh rute yang sedikit lebih jauh, rekayasa lalu lintas ini diyakini mampu mempercepat waktu perjalanan dan meningkatkan kenyamanan berkendara.
“Jadi waktu singkat tapi jarak tempuhnya mungkin lebih panjang sedikit, tapi masyarakat dan wisatawan merasa nyaman menuju ke Uluwatu,” imbuhnya.
Penerapan rekayasa lalu lintas ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga kelancaran akses menuju kawasan wisata unggulan di Bali Selatan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan dan masyarakat lokal.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4591 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan