Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Terungkap, Begal Dokter di Panjer Nekat Beraksi karena Terlilit Utang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyidik Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil mengungkap motif di balik aksi begal yang menimpa seorang dokter muda bernama Jihan Rizky Ramadhani (25) di kawasan Panjer, Denpasar Selatan.
Pelaku berinisial AF (37) mengaku nekat melakukan aksi kriminal tersebut karena terdesak masalah ekonomi dan terlilit utang yang belum mampu diselesaikannya.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Ariasandi, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan tersangka membutuhkan uang untuk membayar kewajiban kepada vendor yang berkaitan dengan pekerjaan yang pernah dijalankannya.
"Motifnya, tersangka mengaku butuh uang untuk membayar utang sehingga membegal korban (dokter, red)," ungkap Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Ariasandi, pada Rabu 3 Juni 2026.
Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka dan korban tidak memiliki hubungan ataupun saling mengenal sebelumnya. Pelaku disebut beraksi seorang diri dan memilih korban secara acak.
Menurut polisi, AF mencari sasaran yang dianggap mudah setelah melihat seorang perempuan berada sendirian di dalam mobil.
"Tersangka menjalankan aksinya setelah melihat ada seorang perempuan sendirian dan menjadi sasaran," bebernya.
Iptu Azel menjelaskan, tersangka merupakan warga asal Bondowoso, Jawa Timur. Sebelum beralih bekerja di sektor swasta, AF diketahui pernah berprofesi sebagai kontraktor.
Masalah utang yang dihadapi tersangka disebut berasal dari vendor yang terkait dengan proyek-proyek yang pernah dikerjakannya di masa lalu.
Kasus ini bermula saat Jihan Rizky Ramadhani yang berprofesi sebagai dokter menjadi korban percobaan perampasan di Jalan Tukad Barito, tepatnya di depan Kacamata Sunday Eyewear, Panjer, Denpasar Selatan, pada Minggu (31/5/2026) siang.
Saat itu, pelaku diduga menerobos masuk ke dalam mobil sedan merah yang dikendarai korban. Untuk melancarkan aksinya, pelaku bahkan menggunakan alat setrum dan mengarahkannya ke bagian dada korban.
Pelaku diduga bermaksud melumpuhkan korban sebelum mengambil barang berharga yang ada di dalam kendaraan.
Setelah melakukan penyetruman, pelaku berupaya menarik korban keluar dari mobil. Namun aksi tersebut gagal setelah korban berteriak meminta pertolongan.
Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi dan membantu mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Dalam penanganan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.
Barang bukti yang disita antara lain satu alat setrum, satu gunting, satu tang, lakban, dua utas tali, beberapa tali pengikat plastik (ties), serta sepasang sarung tangan.
Saat ini tersangka AF masih menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Denpasar Selatan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5748 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan