Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
WN Inggris Tewas Diduga Dikeroyok di Tempat Hiburan Malam Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Satuan Reskrim Polresta Denpasar tengah menyelidiki dugaan tindak pidana penganiayaan berat terhadap warga negara Inggris, Paul Innes Dougan, yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis selama hampir dua pekan.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, korban diduga menjadi korban pengeroyokan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, pada 5 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WITA.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat kembali ke tempat menginapnya di Gora Beach Inn setelah kejadian. Namun, kondisi korban kemudian membutuhkan penanganan medis hingga akhirnya dijemput ambulans dan dibawa ke RS Murni Teguh pada 8 Agustus 2026.
Sehari setelahnya, anak korban, Liam, membawa Paul ke RS BIMC untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah Liam mengunggah video kondisi ayahnya melalui akun Instagram pada 19 Agustus 2026. Video tersebut viral di media sosial sebelum Liam membuat laporan ke Polsek Kuta.
Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan penganiayaan yang dialami korban. Hasil penyelidikan awal melalui pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV di lokasi kejadian mengarah pada dugaan keterlibatan empat pria berinisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ.
Namun, keempat pria tersebut diketahui telah meninggalkan Indonesia sehari setelah dugaan penganiayaan terjadi.
"Keempatnya diketahui telah meninggalkan wilayah Indonesia pada 6 Agustus 2026, sehari setelah dugaan penganiayaan terjadi," ujar Iptu Gede Adhi, pada Jumat 21 Agustus 2026.
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan keterlibatan keempat pria tersebut dalam peristiwa yang menyebabkan korban mengalami kondisi serius hingga akhirnya meninggal dunia.
Polisi Koordinasi dengan Perwakilan Diplomatik
Saat ini Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta masih melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi juga berkoordinasi dengan Konsulat maupun Kedutaan Besar Australia terkait penanganan kasus tersebut.
Koordinasi dilakukan sebagai bagian dari proses penanganan perkara yang melibatkan warga negara asing serta untuk mendukung pengungkapan kasus secara menyeluruh.
"Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang menyebabkan meninggalnya warga negara Inggris tersebut," pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1423 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 654 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 556 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung