Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Domestik ke Bali, Koster: Wisman Normal
bbn/dok Humas Pemprov Bali/Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Domestik ke Bali, Koster: Wisman Normal.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap kelancaran penerbangan domestik menuju Bali. Gangguan terutama terjadi pada rute utama Jakarta-Bali akibat terganggunya operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Dalam kondisi normal, jumlah penumpang domestik yang tiba di Bali berada pada kisaran 12.000 hingga 16.000 orang per hari. Namun, aktivitas erupsi tersebut menyebabkan jumlah penumpang domestik mengalami penurunan signifikan.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, gangguan penerbangan terjadi karena situasi di Bandara Soekarno-Hatta yang berimbas terhadap jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta, termasuk penerbangan yang menggunakan Jakarta sebagai titik penghubung.
"Penerbangan menuju Soekarno-Hatta dan ke daerah lain yang connect dengan Soekarno-Hatta, termasuk penumpang kita yang di Bali mau balik ke Jakarta kemarin enggak bisa, sehingga sudah ditangani oleh pihak Angkasa Pura," ujar Wayan Koster usai Rapat Paripurna ke-48 DPRD Provinsi Bali (07/09/2026).
Meski mengalami kendala, Koster menyebut penumpang domestik dapat memahami kondisi tersebut sebagai dampak dari peristiwa alam. Sebagian penumpang yang tertahan bahkan memilih memperpanjang masa tinggalnya di Bali.
Penerbangan Internasional Tetap Normal
Di tengah gangguan pada penerbangan domestik, kondisi berbeda terjadi pada jalur penerbangan internasional. Penerbangan dari luar negeri menuju Bali disebut tetap berjalan normal tanpa terdampak aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.
Koster menegaskan kondisi pariwisata internasional Bali masih kondusif. Bahkan, kunjungan wisatawan internasional disebut menunjukkan pertumbuhan positif jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Kalau yang berkaitan dengan penerbangan internasional yang ke Bali sama sekali enggak ada gangguan, kita berjalan dengan gitu (normal). Jadi enggak ada masalah," tegas Koster.
Menurut Koster, gangguan lebih terasa pada pasar domestik karena sebagian besar penerbangan domestik menuju Bali berasal dari Jakarta. Sementara itu, penerbangan internasional tidak mengalami kendala berarti.
"Pariwisata kalau internasional enggak ada masalah, ada sedikit peningkatan dari year on year-nya ya. Kalau yang domestik tentu saja ini terganggu," tambahnya.
Pemerintah Provinsi Bali bersama otoritas bandara terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau. Pemerintah berharap kondisi tersebut segera mereda sehingga penerbangan domestik menuju Bali dapat kembali beroperasi secara normal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jun
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5730 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan