Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Erupsi Gunung Api Bikin Wisata Penglipuran Sepi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Gangguan penerbangan akibat erupsi gunung api mulai dirasakan sektor pariwisata Bali. Salah satu destinasi yang terdampak adalah Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, yang mengalami penurunan kunjungan wisatawan hingga 50 persen.
Penurunan paling terasa pada segmen wisatawan domestik yang selama ini menjadi salah satu pasar utama Desa Wisata Penglipuran. Gangguan akses penerbangan dari sejumlah daerah membuat sebagian wisatawan memilih menunda perjalanan ke Bali.
Ketua Unit Usaha Desa Wisata Penglipuran, I Made Ambarsika Abdi, mengatakan penurunan kunjungan mulai terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Dalam kondisi normal, kunjungan wisatawan ke Penglipuran rata-rata mencapai sekitar 2.000 orang per hari. Namun, setelah terjadi gangguan penerbangan akibat erupsi gunung api, jumlah tersebut turun menjadi sekitar 1.000 wisatawan per hari.
"Artinya, kunjungan wisatawan ke salah satu desa wisata unggulan di Bangli tersebut berkurang sekitar 50 persen dibandingkan kondisi normal," katanya, Selasa (08/09/2026).
Menurutnya, penurunan terutama terjadi pada wisatawan domestik. Kelompok wisatawan ini selama ini menjadi salah satu pasar penting bagi Desa Wisata Penglipuran.
Gangguan penerbangan membuat calon wisatawan dari sejumlah daerah menghadapi kendala untuk melakukan perjalanan menuju Bali. Kondisi tersebut kemudian mendorong sebagian calon wisatawan menunda rencana perjalanan sampai penerbangan kembali normal.
Dampak gangguan akses udara tidak hanya dirasakan dari sisi jumlah kunjungan. Berkurangnya wisatawan juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari sektor pariwisata. Pelaku usaha di sekitar kawasan Desa Wisata Penglipuran menjadi salah satu kelompok yang turut merasakan dampak penurunan kunjungan wisatawan.
Gangguan penerbangan akibat erupsi gunung api kembali memperlihatkan besarnya ketergantungan pariwisata Bali terhadap konektivitas transportasi udara. Bagi destinasi wisata seperti Penglipuran, kelancaran penerbangan dari berbagai daerah menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga arus kunjungan wisatawan, terutama wisatawan domestik.
Ambarsika Abdi berharap kondisi penerbangan segera kembali pulih sehingga wisatawan domestik dapat kembali melakukan perjalanan ke Bali.
Pemulihan konektivitas transportasi udara diharapkan turut mendorong peningkatan kunjungan ke Desa Wisata Penglipuran sekaligus mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan wisata tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5744 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2548 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2195 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan