Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penghormatan Terakhir, Puluhan Rekan Sopir Bersulang untuk Gede Selamet

Sabtu, 3 Oktober 2026, 20:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penghormatan Terakhir, Puluhan Rekan Sopir Bersulang untuk Gede Selamet .

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Suasana haru mengiringi prosesi penghormatan terakhir untuk I Gede Selamet (21), korban pembakaran asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, Sabtu (3/10/2026).

Puluhan rekan sesama sopir truk yang hadir di rumah duka hingga Setra Desa Adat Muncan memberikan penghormatan terakhir dengan cara yang menjadi kenangan tersendiri. Mereka berkumpul, bersulang dan minum bersama untuk mengenang Gede Selamet sebelum jenazah disemayamkan.

Suasana duka sudah terasa sejak pagi di rumah korban. Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah Gede Selamet dikeluarkan dari freezer untuk menjalani prosesi pemandian sekitar pukul 11.00 Wita di areal pekarangan rumahnya.

Sejak pagi, puluhan kerabat, sahabat, hingga rekan sesama sopir truk berdatangan ke rumah duka. Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemuda yang dikenal pendiam dan tidak banyak membuat masalah di lingkungan tempat tinggalnya.

"Dia orangnya polos, pendiam orangnya, tidak pernah buat masalah di sini," ujar salah seorang rekan Gede Selamet, Sugiana, saat ditemui di rumah duka.

Warga kemudian berkerumun dan ikut membantu proses pemandian jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir sebelum Gede Selamet diantarkan menuju Setra Desa Adat Muncan.

Setelah prosesi memandikan jenazah dan prosesi lainnya di rumah duka selesai, sekitar pukul 13.00 Wita, jenazah mulai diusung menuju Setra Desa Adat Muncan yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari rumah duka.

Ratusan warga turut berjalan kaki mengiringi perjalanan terakhir Gede Selamet. Puluhan rekan sesama profesi sopir truk tampak berada di antara rombongan. Sejumlah teman semasa sekolah juga hadir untuk mengantarkan sahabat mereka ke tempat peristirahatan terakhir.

Sepanjang perjalanan menuju setra, suasana haru bercampur dengan ungkapan suka cita dari para sahabat almarhum. Teriakan para rekan dan sahabat terdengar silih berganti sebagai bentuk penghormatan sekaligus kenangan terakhir untuk Gede Selamet.

Setibanya di Setra Desa Adat Muncan, suasana kembali dipenuhi keharuan. Para sahabat Gede Selamet kemudian berkumpul dan secara kompak melakukan prosesi penghormatan terakhir dengan bersulang dan minum bersama.

Momen tersebut menjadi cara tersendiri bagi puluhan rekan sopir untuk mengenang Gede Selamet, sebelum akhirnya berpisah dengan sahabat mereka untuk selama-lamanya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami