Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rumah dan Tempat Potong Ayam di Kesiman Denpasar Terbakar, Rugi Rp300 Juta

Senin, 5 Oktober 2026, 18:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Rumah dan Tempat Potong Ayam di Kesiman Denpasar Terbakar, Rugi Rp300 Juta.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kebakaran melanda sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai tempat pemotongan ayam di Jalan Cempaka Putih, Gang Kelapa, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Bali, Senin (5/10/2026) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.40 WITA dan menghanguskan sejumlah barang milik korban. Di antaranya satu unit mobil, tiga unit sepeda motor, mesin pembersih ayam hingga sejumlah peralatan lainnya. Total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, pemilik rumah sekaligus korban dalam peristiwa tersebut adalah Rohmawati.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui sekitar pukul 08.45 WITA. Saksi Lutfi (47) mendengar teriakan warga yang menyebut terjadi kebakaran di sekitar rumah.

Saat keluar rumah, saksi melihat api sudah membakar bagian pos atau gubuk yang berada di lokasi. Api kemudian dengan cepat membesar karena material bangunan yang sebagian terbuat dari triplek serta hembusan angin.

Saksi bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air. Namun, upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran api sehingga warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, saksi lainnya, Siti Lailatul Fitrian (21), mengaku mendengar warga berteriak meminta pertolongan karena melihat api di rumah tersebut.

Setelah keluar dan melihat kobaran api yang semakin membesar, Siti meminta bantuan warga. Ia kemudian langsung menuju Pasar Renon untuk menjemput Rohmawati yang saat itu sedang berjualan. Setelah mendapat informasi tersebut, korban bersama saksi kemudian kembali ke rumah.

"Mereka sempat berupaya memadamkan api menggunakan selang air, namun tidak berhasil karena keterbatasan panjang selang," cetusnya.

Menurut dia, dari hasil keterangan saksi, sumber api diduga berasal dari pos atau gubuk yang digunakan sebagai tempat beristirahat dan tidur.

"Api diduga muncul akibat korsleting arus listrik pada colokan listrik atau kabel rol yang digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk lampu, alat salon dan mengisi daya telepon seluler," terangnya.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah kendaraan dan peralatan milik korban ikut terbakar.

"Barang yang terbakar antara lain satu unit sepeda motor Vario merah dengan nomor polisi yang ikut terbakar, satu unit Vario DK 4202 FDR warna hitam strip hijau, satu unit Vario DK 8094 HY, satu unit mobil Daihatsu Ayla putih DK 1572 BB, serta satu unit mesin pembersih ayam," bebernya.

Pascakejadian, korban bersama anaknya telah dievakuasi ke rumah kerabat untuk sementara waktu.

Polisi masih melakukan pendataan terkait kerugian dan penyebab pasti kebakaran. Dugaan korsleting listrik masih menjadi informasi awal berdasarkan keterangan saksi di lokasi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami