Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PDIP Buleleng Kesulitan Regenerasi Kader Perempuan Muda

Selasa, 6 Oktober 2026, 17:47 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/PDIP Buleleng Kesulitan Regenerasi Kader Perempuan Muda.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Regenerasi kader perempuan, terutama dari kalangan anak muda, masih menjadi tantangan bagi DPC PDI Perjuangan Buleleng. Banyak anak muda di Buleleng memilih melanjutkan pendidikan maupun bekerja ke luar daerah setelah menyelesaikan SMA.

Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan keterwakilan perempuan dalam struktur partai sebenarnya telah terpenuhi, mulai dari tingkat ranting, PAC hingga DPC.

Namun, tantangan muncul ketika partai harus mencari kader perempuan muda yang dipersiapkan untuk melanjutkan estafet organisasi. Kondisi tersebut tidak terlepas dari banyaknya anak muda Buleleng yang meninggalkan daerah setelah lulus SMA.

Hal itu disampaikan Supriatna saat Koordinasi Bidang Perempuan DPC PDI Perjuangan Buleleng di Wisma PLN Candi Kuning, Bedugul, Selasa (6/10). Kegiatan tersebut diikuti ratusan kader perempuan dari DPC dan PAC se-Buleleng, termasuk Gatriwara, simpatisan dan kader partai.

“Untuk merekrut kader perempuan dari generasi yang lebih muda, generasi milenial, ini agak kesulitan. Setelah melanjutkan tingkat SMA, mereka banyak keluar kabupaten, ada yang kuliah ke Denpasar maupun langsung bekerja ke luar daerah,” kata Supriatna.

Menurut Supriatna, keberadaan kader dan simpatisan perempuan yang telah aktif di tingkat desa maupun kecamatan tetap memiliki peran penting. Mereka diharapkan terus bergerak mengajak serta menguatkan perempuan di wilayah masing-masing.

Kader perempuan juga dinilai dapat ikut membantu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.

“Keberadaan mereka sangat penting saat ini. Kita harapkan mereka terus bergerak,” ujar politisi asal Desa Tejakula tersebut.

Selain memperkuat kader di daerah, Supriatna berharap jajaran DPP PDI Perjuangan lebih sering turun langsung ke daerah. Kehadiran pengurus pusat dinilai dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat kader, khususnya di tingkat ranting dan PAC.

“Hal-hal seperti ini kita harapkan terus dilaksanakan agar kader-kader khususnya di tingkat ranting maupun PAC mendapatkan motivasi,” imbuhnya.

Dorong Perempuan Jadi Penggerak Akar Rumput

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, memperkenalkan program Perempuan Penggerak Akar Rumput (PPAR).

Program tersebut menjadi salah satu program yang didorong Bidang Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan. PPAR dirancang untuk mendorong perempuan agar berani menyampaikan persoalan sekaligus mampu menggerakkan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Bintang mengatakan program tersebut sebelumnya telah melalui diskusi dengan akademisi dan aktivis perempuan serta tahap uji coba. Kader yang mengikuti pelatihan PPAR di tingkat daerah nantinya tidak hanya menjadi peserta, tetapi dipersiapkan sebagai pelatih.

“Pelatihan yang kita lakukan di tingkat DPD itu adalah pelatihan para pelatih. Mereka siap menjadi pelatih yang akan menggerakkan di kabupatennya masing-masing,” kata Bintang.

Bintang menilai perempuan memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, perempuan tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai pelengkap, tetapi perlu diberikan ruang untuk menyampaikan persoalan dan ikut mengambil peran dalam pembangunan.

Terkait tantangan regenerasi kader perempuan muda di Buleleng, Bintang menilai ketersediaan lapangan kerja di daerah menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.

Dengan semakin banyak peluang kerja di daerah, anak muda diharapkan tidak selalu harus meninggalkan daerah asal untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

“Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk menggali persoalan yang dihadapi perempuan di Kabupaten Buleleng. Kita akan berlanjut dengan penguatan kader dan pendampingan di tingkat akar rumput,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami