Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemuda Berkelahi di Lapangan Renon Dibubarkan Satpol PP

Rabu, 7 Oktober 2026, 19:14 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pemuda Berkelahi di Lapangan Renon Dibubarkan Satpol PP.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sekelompok pemuda terlibat perkelahian di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar Timur, pada Minggu (4/10/2026) malam. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan videonya kemudian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman CCTV, sejumlah pemuda tampak terlibat perkelahian di kawasan lapangan yang menjadi salah satu ruang publik di Kota Denpasar. Tak lama kemudian, petugas Satpol PP datang dan membubarkan aksi tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan keributan terjadi sekitar pukul 22.00 WITA. Orang-orang yang terlibat telah diamankan petugas Satpol PP Kota Denpasar dan diserahkan kepada petugas Pos Pol Renon untuk ditindaklanjuti.

"Pihak yang terlibat sudah ditangani personel Polsek Denpasar Timur," beber Iptu Adi, pada Rabu 7 Oktober 2026.

Menurutnya, keributan di ruang publik seperti Lapangan Renon memang masih berpotensi terjadi. Karena itu, jajaran Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Timur terus melakukan langkah pencegahan, salah satunya dengan meningkatkan patroli.

"Personel kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan, terutama pada waktu-waktu yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas," bebernya, pada Rabu 7 Oktober 2026.

Ia menegaskan kepolisian akan mengambil tindakan apabila menemukan keributan, kekerasan, maupun perbuatan yang mengganggu ketertiban umum. Penanganan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami tidak ingin ruang publik digunakan untuk kegiatan yang justru mengganggu masyarakat lainnya. Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, tentunya akan kami tindak sesuai aturan. Namun kami juga mengedepankan langkah pencegahan dan pendekatan humanis agar situasi tetap kondusif," kata Adi.

Terkait kemungkinan pemberlakuan jam malam dan pengawasan lebih ketat seperti yang diterapkan di Lapangan Puputan Badung, Iptu Adi mengatakan hal tersebut masih perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Menurutnya, pemberlakuan jam malam maupun pembatasan aktivitas di ruang publik tidak dapat diputuskan secara sepihak oleh kepolisian.

"Kami akan melihat perkembangan situasi di lapangan, melakukan evaluasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat tetap dapat menggunakan Lapangan dengan aman, tertib dan nyaman," tegasnya.

Iptu Adi juga mengimbau masyarakat turut menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kericuhan.

Warga yang mengetahui adanya potensi keributan atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) diminta segera menyampaikan informasi kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan lebih awal.

"Jika masyarakat mengetahui adanya potensi kericuhan atau gangguan kamtibmas, segera informasikan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin," bebernya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami