Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siswa Digigit Monyet, SDN 2 Wanagiri Tambah Pengamanan

Kamis, 8 Oktober 2026, 13:07 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Siswa Digigit Monyet, SDN 2 Wanagiri Tambah Pengamanan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng menyiapkan pengamanan tambahan di SDN 2 Wanagiri, Kecamatan Sukasada, setelah seorang siswa digigit monyet liar di lingkungan sekolah.

Pengamanan dilakukan dengan menambah kawat pada sejumlah bagian bangunan yang menjadi akses masuk monyet. Disdikpora juga mempertimbangkan penempatan petugas keamanan untuk mengawasi lingkungan sekolah.

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, mengatakan tambahan kawat akan dipasang terutama pada bagian atap dan plafon yang selama ini kerap dijadikan tempat monyet berkumpul.

“Yang direnovasi ini menggunakan beberapa tambahan kawat untuk mengamankan bangunan, karena di bagian atap itu, di atas plafon kerap dijadikan markas,” kata Surya Bharata, Kamis (8/10).

Selain bangunan sekolah, kondisi lingkungan juga menjadi perhatian. Bagian belakang sekolah masih terbuka dan belum memiliki pagar, sementara kawasan hutan berada tepat di seberang sekolah.

Kondisi tersebut membuat monyet masih berpotensi masuk ke lingkungan sekolah. Karena itu, Disdikpora Buleleng mempertimbangkan penempatan petugas keamanan yang nantinya membantu mengawasi lingkungan dan mengantisipasi keberadaan monyet.

Disdikpora Koordinasi dengan BKSDA

Disdikpora Buleleng juga akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali untuk menangani gangguan monyet di kawasan tersebut.

Gangguan monyet di sekitar sekolah dan fasilitas umum di Desa Wanagiri disebut telah berlangsung cukup lama. Sejumlah bangunan kosong di sekitar sekolah juga kerap menjadi tempat berkumpul monyet.

Salah satunya adalah bekas kantor kepala desa dan bangunan Bumdes yang sudah tidak digunakan.

“Di sebelah itu ada bekas kantor kepala desa. Bangunan kosong. Jadi itu sering jadi sarang monyet juga. Mereka juga bisa datang ke area sekolah. Nanti akan kami koordinasikan dengan BKSDA Bali," katanya.

Korban Digigit dari Belakang

Sementara itu, Surya Bharata mengatakan siswa yang menjadi korban, I Gusti Kopang Merta Wijaya (9), mengalami luka di bagian pinggul kiri. Kopang diserang saat kembali dari toilet.

"Korban diserang dari belakang. Saat kejadian ada dua ekor monyet di sekolah tersebut, namun yang menyerang korban hanya satu ekor," terang Surya Bharata.

Saat ini korban masih menjalani pemulihan setelah mendapat perawatan. Ia juga telah mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) dari Puskesmas Sukasada.

“Korban astungkara sehat dari sisi fisik. Tidak trauma. Sekarang masih pemulihan luka, karena habis dijahit, jadi kami istirahatkan dulu," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami